HETANEWS

Sebelum Menuju Sea Games XXX Filipina, Rosalina Simanjuntak Ikuti Kejuaran Dunia di China

Atlet Sanda Wushu asal kabupaten Simalungun, Rosalina Simanjuntak.

Simalungun, hetanews.com - Atlet Sanda Wushu asal kabupaten Simalungun, Rosalina Simanjuntak (23) yang telah menorehkan tinta emas, di berbagai kejuaraan bergengsi, baik nasional maupun internasional, kembali akan berlaga, pada kejuaran dunia Sanda Wushu, di Shanghai China, pada tanggal 17-23 Oktober 2019 mendatang.

Rosalina yang berdomisili di Desa Janggir Leto Dusun Bombongan, Kecamatan Panei Tongah, Kabupaten Simalungun ini, melalui pesan WhatsApp (WA) mengatakan, saat ini dia sudah berada di China, sejak 1 September 2019 kemarin. Di sana, dia bersama tim pelatih dan atlet Platnas Wushu Indonesia ."Kami sudah hampir sebulan berlatih di China sejak tanggal kemarin,"katanya.

Sejak berada di negri tirai bamboo, Ocha panggilan akrab Rosalina, bersama seluruh atlet Indonesia, berlatih keras untuk bisa memberikan hasil yang terbaik dari kejuaran dunia sebelumnya, di Rusia, pada tahun 2017, lalu.

Saat itu, Ocha yang turun di spesial kelasnya 48 kg, berhasil menyumbangkan medali perak, setelah di final takluk dari atlet asal Iran.

"Setiap atlet Indonesia punya peluang meraih medali pada kejuaraan dunia kali ini. Tinggal bagaimana atlet itu dapat menunjukkan permainan yang saat pertandingan nanti," ungkap Ocha

Atlet Sanda Wushu asal kabupaten Simalungun, Rosalina Simanjuntak saat berfoto dengan atlet Wushu lainnya.

Menurut Ocha yang nantinya juga akan turun dalam ajang Asean Games XXX Filipina 2019, para atlet Sanda Wushu Pelatnas Indonesia yang sedang menjalani Trainning Camp (TC), di China, mengalami kemajuan. Apalagi, dirinya dan kawan-kawan yang dilatih oleh pelatih asal Tiongkok saat menjalani program latihan, mendapat kesempatan berlatih bersama Tim Wushu China.

Kehadiran Tim Wushu China, cukup menguntungkan bagi Tim Wushu Pelatnas Indonesia yang menjalani persiapan untuk kejuaraan dunia Wushu dan Sea Games XXX Filipina 2019. Sebab, mereka bisa melihat dan mempelajari kemampuan bakal lawan di kejuaran dunia nanti.

"Kali ini, atlet Wushu Indonesia beruntung menjalani TC di China. Sebab, mereka bisa melihat bagaimana semangat dan kegigihan atlet-atlet nasional China dalam menjalani latihan. Dan, mereka juga bisa mempelajari keunggulan teknik yang ditampilkan atlet-atlet china dalam latihan," jelasnya.

Selain itu, Rosa juga mohon doa dan restu dari seluruh masyarakat, terkhusus warga Kabupaten Simalungun.

"Buat masyarakat Simalungun, mohon doa dan dukungannya kepada saya, atlet dari Simalungun, semoga saya dapat memberikan hasil yang terbaik buat Simalungun,"ucapnya.

Atlet Sanda Wushu asal kabupaten Simalungun, Rosalina Simanjuntak saat menerima medali

Dia juga berharap, olahraga di Simalungun semakin maju dengan adanya atlet berprestasi dari Simalungun.

Dan kepada Pemerintah Kabupaten Simalungun, juga diharapkan dapat memberikan perhatian lebih, buat atlet Simalungun yang berprestasi.

Pada kejuaraan dunia Wushu yang digelar di Shanghai, China, 17-23 Oktober 2019,  Indonesia akan menurunkan 7 atlet Sanda dan 8 atlet Taulo. Mereka akan bersaing dengan atlet yang berasal dari 60 negara.

Tim Pelatnas Wushu Indonesia:

Manajer: Iwan Kwok

Pelatih Internasional: Novita

Pelatih Taulo: Susyana Tjhan dan Zhang Yuening

Pelatih Sanda: Liu Zhen dan Mukhlis

Atlet Taulo:

Putra – Edgar Xavier Marvelo, Seraf Naro Siregar, Harris Horatius, Bobie Valentinus Gunawan.

Putri – Felda Elvira Santoso, Alexandra Calista Setiawan, Nandhira Mauriskha, dan Fayla Maharani Ningtyas.

Atlet Sanda:

Putra – Ade Permana (kelas 48kg), Laksamana Pandu Pratama (kelas 52kg), Yusuf Widiyanto (kelas 56kg), Bayu Raka Putra (kelas 60kg), Abdul Haris Sofyan (kelas 65kg), dan Puja Riyaya (kelas 70kg).

Putri – Rosalina Simanjuntak (kelas 48kg) dan Tharisa Dea Florentina (kelas 52kg).

Penulis: tim. Editor: gun.