HETANEWS

Pemilik dan Pemakai Narkotika Dihukum Bervariasi di PN Simalungun

Tiga terdakwa berdiri mendengar vonis dari hakim. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Ketua majelis hakim, Roziyanti SH, bersama dua hakim anggota, berpendapat lain dengan jaksa, Dedi Chandra Sihombing SH. Terdakwa Choky Suhendra (33), warga jalan Nagahuta Panombean Pane ini, dihukum 4 tahun denda Rp 800 juta subsider 3 bulan penjara.         

Choky, diyakini sebagai pemilik dan penyedia narkotika, dipersalahkan melanggar pasal 112 (1) UU RI No 35/2009 tentang Narkotika. Sedangkan 2 terdakwa lainnya, Jorgi Pahlevi (19), warga jalan Bangau Siantar dan Riansyah Prayoga (21) warga Medan, masing - masing dipidana 2 tahun 8 bulan.           

Keduanya, dinyatakan bersalah melanggar pasal 127 UU RI No 35/2009 Jo pasal 55 (1) ke-1 KUH Pidana. Itulah pertimbangan majelis hakim dalam putusannya yang dibacakan dalam persidangan, Kamis (17/10/2019).         

Sebelumnya, JPU menyatakan jika ke-3 terdakwa terbukti sebagai pengguna dan dipersalahkan melanggar pasal 127. Ketiganya dituntut sama, masing - masing 4 tahun penjara.         

Ketiganya ditangkap Satres Narkoba Polres Simalungun, pada Kamis, 25 April 2019 lalu, di rumah terdakwa Choky, di jalan Nagahuta Pondok Tengah, Nagori Bosar. Petugas bersama pangulu, menangkap ketiganya bersama barang bukti, selembar kertas yang digulung berisi ganja kering, alat hisap sabu, 4 lembar kertas tiktak, kaca pirex, HP  dan uang  30 ribu.             

Atas putusan tersebut, terdakwa dan jaksa diberi kesempatan selama 7 hari untuk menerima putusan, pikir-pikir ataupun banding.

Penulis: ay. Editor: gun.