HETANEWS

Buntut OTT KPK di Medan, Wakil Wali Kota: Jangan Bebani Pejabat dengan Proposal Bantuan

Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution memberikan keterangan kepada wartawan di Pemkot Medan

Medan, hetanews.com - Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Wali Kota Medan Dzulmi Eldin bersama enam orang menimbulkan keprihatinan. Menyikapi OTT tersebut, Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution meminta kepada seluruh masyarakat untuk ikut menjaga para pejabat dalam menjalankan tugasnya sehingga tidak tersangkut kasus hukum.

Menurut Akhyar, salah satu langkah yang bisa dilakukan masyarakat dengan tidak mengajukan proposal permohonan bantuan dana kepada para pejabat. Sebab, proposal itu bisa menjebak pejabat dalam praktik pelanggaran hukum.

Akhyar menilai selama ini ada stigma di masyarakat bahwa pejabat orang yang bisa dimintai sumbangan permohonan dana. Akibatnya, para pejabat kerap terjebak dalam menjalankan tugasnya sebagai penyelenggara negara. “Ini jadi beban bagi pejabat. Mari kita jaga pejabat-pejabat kita ini untuk bekerja dengan baik,” ujarnya.

Baca juga: Staf Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, AND Kabur saat Akan Ditangkap KPK

Akhyar juga memastikan pelayanan terhadap masyarakat di lingkungan Pemkot Medan tetap berjalan normal setelah Wali Kota Medan diamankan KPK ke Jakarta. Pemkot Medan akan menggelar konsolidasi dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Medan untuk memastikan pelayanan terhadap masyarakat berjalan dengan normal.

“Kami akan konsolidasi dulu. Yang penting seluruh pelayanan terhadap masyarakat dapat berlangsung dengan baik,” kata Akhyar.

Terkait dengan langkah yang ditempuh Pemkot Medan pasca-OTT Wali Kota Medan oleh KPK, Akhyar mengaku masih menunggu penjelasan resmi dari KPK. “Nanti kami lihat situasinya. Saya belum bisa mengambil langkah lebih lanjut karena informasinya resminya kita juga belum tahu,” ujarnya.

Akhyar juga mengimbau kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Medan untuk bekerja seperti biasa. Tetap berikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. “Bekerja seperti biasa dan hindari perbuatan-perbuatan yang melanggar hukum,” ujarnya.

sumber: inews.id

Editor: sella.