HETANEWS

Cerita Dani Alves soal Aksi Rasialisme di Paris

Dani Alves. (Foto: AFP/Franck Fife)

Paris, hetanews.com - Bek kanan Brasil, Dani Alves mengungkapkan rasa pahitnya kala membela Paris Saint-Germain. Menurutnya, warga lokal di sana sangat rasialisme.

 
Eks pemain Barcelona itu membeberkan suasana di Paris tak senyaman saat ia berada di Barcelona dan Sevilla. Ia mengatakan, kota Menara Eiffel tersebut penuh dengan tekanan.

"Jika kamu pergi ke Paris selama seminggu, itu akan menjadi perjalnanan seru dalam hidupmu. Tetapi, jika lebih lama dari itu, akan menjadi sangat melelahkan. Kota itu penuh tekanan," kata Alves dilansir Goal.

Menurutnya, kehidupan di Paris tak jauh persis seperti kota kelahirannya, Sao Paulo. Menurutnya, banyak orang hidup di jalanan dan memiliki rasa tak acuh.

 
"Orang-orang di sana terlihat seperti orang Brasil. Tapi saya lebih suka orang seperti itu dari pada sebaliknya," lanjut Alves.
 
Bek 36 tahun itu kerap menjadi sasaran rasialisme. Sewaktu membela Barcelona, ia pernah dilempari pisang oleh suporter Villarreal saat hendak menendang sepak pojok.

Sumber: Goal

Editor: tom.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.