HETANEWS

Viral di Medsos, Pelaku Pemalak Truk Diciduk Polisi dari Parluasan

Pelaku pemalakan, Dame Tampubolon ketika digiring petugas Ssat Reskrim Polres Siantar. (foto/res)

Siantar, hetanews.com – Pelaku pemalakan terhadap supir truk yang viral di media sosial (Medsos), akhirnya diamankan petugas Sat Reskrim Polres Siantar, Rabu (16/10/2019), pukul 11.00 WIB. 

Pria yang diamankan tersebut, diketahui bernama Dame Tampubolon (35), warga Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara. Bahkan informasi yang dihimpun, keseharian pelaku, seorang pembuat tato jalanan. 

Kasat Reskrim Polres Siantar, Iptu Nur Istiono, melalui Pelaksana Harian (Plh) Kasubag Humas Polres Siantar, Aipda Napena, membenarkan penangkapan tersebut dan pelaku pemalakan sedang diperiksa. 

"Pelaku berhasil kita amankan di sekitar kawasan eks Terminal Parluasan, Kelurahan Suka Dame, Kecamatan Siantar Utara, pada pagi hari, dan pelaku sedang diperiksa, di ruangan sat reskrim," ungkapnya. 

Masih katanya, pelaku berhasil dibekuk lantaran ada video amatir warga yang diunggah di Facebook (FB). 

"Ada video beredar di media sosial facebook yang diunggah oleh warga, dan setelah kami melihatnya, petugas sat reskrim langsung menindaklanjutinya dan meringkus pelaku pemalakan," ujarnya, sembari duduk, di ruang humas Polres Siantar. 

Ketika ditanya, sudah berapa kali pelaku beraksi di sekitar jalan eks terminal Parluasan dan apa modus pelaku memalak supir truk? Jawab humas, "Pengakuannya baru pertama kali dia (pelaku) melakukan pemalakan, dan untuk motifnya sendiri, berpura - pura meminta uang duka kepada orang yang melintas," pungkasnya. 

Dan saat ditanya, apakah pelaku pemalakan akan ditahan atau dilepaskan? Plh Kasubag Humas menyatakan, kalau korban tidak ada membuat laporan, maka pelaku akan kita kembalikan ke keluarganya. 

"Hingga saat ini, laporan dari korban belum kita terima. Kita juga masih menunggu, apakah ada korban yang akan membuat laporan, dan kalau dalam kurun waktu 1x24 jam, korban belum juga ada yang membuat laporan, kita akan membuat pernyataan kepada pelaku dan pelaku akan kita serahkan ke keluarganya,"akhir Aipda Napena.

Penulis: res. Editor: gun.