HETANEWS

Jabatan Sekda Kembali Ke tangan Budi, Kusdianto Legowo

Kusdianto [tengah] saat penanaman pohon di kompleks kampus Nommensen

Siantar, hetanews.com - Plh Sekda Pematangsiantar, Kusdianto, cukup tenang menanggapi adanya surat rekomendasi dari KASN ke Walikota Hefriansyah untuk mengembalikan Budi Utari ke jabatan Sekda. Kusdianto legowo akan hal itu.

Setelah dihunjuk sebagai Plh sesuai SK tertanggal 24 September 2019 oleh Walikota Hefriansyah, Kusdianto menjalankan tugasnya sebagai PLh. Lalu kemudian Kusdianto juga menunggu surat dari Gubsu mengenai pengangkatan status Pelaksana Harian [Plh] ke Penjabat [Pj] Sekda.

Kepala Dinas Pariwisata itu mengakui bahwa surat pengangkatan Pj Sekda sudah dilayangkan oleh BKD ke Gubsu. 

"Sudah dilayangkan ke kantor Gubernur, cuma belum ada jawaban dari Gubernur sampai sekarang," kata Kusdianto, ditemui saat menuju ruang kerjanya, Balaikota Pematangsiantar, Rabu (16/10/2019).

Baca juga: Status Pelaksana Harian Habis, Kusdianto Jadi Penjabat Sekda?

Disinggung mengenai adanya surat rekomendasi KASN ke Walikota Hefriansyah mengenai pengembalian Budi Utari ke jabatan Sekda, Kusdianto legowo. 

"Kalau aku kan sesuai dengan amanah SK itu kan, kita jalankan. Kalau dia [Budi Utari] keberatan dia punya hak lah itu," kata Kusdianto.

Surat rekomendasi KASN  terkait pengembalian Budi Utari ke Sekda, kata dia, belum sampai ke Pemerintah Kota. Meski begitu, lanjut Kusdianto, itu merupakan kewenangan BKD Pematangsiantar.

"Kalau itu gawean BKD lah. BKD lah yang punya kewenangan. Besok kita disuruh hentikan [Plh Sekda], kita hentikan. Kan itu sajanya, kalau besok gak lagi, ya gak lagi," ungkapnya.

"Santai sajalah. Yang penting kita bekerja, itu saja," ucap Kusdianto seraya tersenyum.

Diberitakan, ada informasi Komisi Aparatur Sipil Negara [KASN] mengeluarkan rekomendasi terkait pencopotan Budi Utari dari jabatan Sekda oleh Walikota Hefriansyah. Surat rekomendasi KASN merekomendasikan agar Walikota mengembalikan Budi ke jabatan Sekda.

Sesuai informasi yang dihimpun, ada 3 poin yang disampaikan dalam surat rekomendasi KASN. Pertama meninjau kembali SK Walikota tertanggal 24 September 2019 tentang penjatuhan hukuman disiplin berupa pembebasan dari jabatan  Sekda.

Baca juga: Walikota dapat Rekom dari KASN, Jabatan Sekda di Kembalikan ke Budi Utari?

Penulis: gee. Editor: edo.