HETANEWS

Terkait Angdes Tidak Boleh Masuk ke Inti Kota, Ini Keterangan Kasat Lantas Polres Siantar

Kasat Lantas Polres Siantar, AKP Septian Dwi Erianto. (foto/res)

Siantar, hetanews.com - Larangan Angkutan Pedesaan (Angdes) melintas dari inti kota Pematangsiantar, telah disepakati pihak Dinas Perhubungan (Dishub) dan Sat Lantas Polres Siantar, dan sudah berjalan selama 3 hari.

Hal ini dibenarkan Kasat Lantas Polres Siantar, AKP Septian Dwi Erianto, melalui Plh Kasubag Humas, Aipda Napena Subakti, dan menyatakan, bahwa sosialisasi akan dilakukan selama 14 hari.

"Sosialisasi akan kita lakukan selama 14 hari kedepan, dan baru berjalan selama 3 hari ini. Hanya saja, kalau ada angdes yang memaksa masuk ke inti kota, untuk saat ini kita hanya akan memberikan himbauan saja kepada supir angdes terebut,"ungkapnya, saat berada di ruangannya, Rabu (16/10/2019), sekira pukul 14.30 WIB.

Ketika awak media ini menanyakan alasan  Sat Lantas Polres Siantar dan Dishub melarang Angdes masuk ke inti kota? Pria berpangkat kalilawar I ini menuturkan, untuk mewujudkan Kamseltibcarlantas di wilayah kota Siantar.

"Khususnya dimulai dari inti kota, jalan Merdeka dan jalan Sutomo. Dasarnya dibuat hal tersebut, dengan adanya perda nomor 6 tahun 2003, tentang lalulintas angkutan jalan di wilayah kota Pematangsiantar, dan tertera pada pasal 34  dan pasal 35 (1)(2)(3) tentang terminal penumpang,"ujarnya.

Namun, ketika ditanya wartawan, kalau angdes tidak boleh masuk ke inti kota, jadi dimana mereka akan mengunggu penumpang? Dijawabnya, bahwa Angdes akan berhenti di terminal Tanjung Pinggir untuk menunggu penumpang.

"Jadi batas angdes itu hanya bisa menurunkan penumpang di halte-halte yang disediakan, selanjutnya penumpang yang hendak ke kota harus mengambil angkot yang menuju inti kota,"akhirnya kepada awak media ini.

Dalam pemberitaan sebelumnya, angkutan pedesaan  dilarang melintas di inti kota Pematangsiantar. Penerapan itu sudah diberlakukan dalam dua pekan. Organda meminta instansi terkait, supaya mempertimbangkan aturan berdasarkan berbagai aspek.

Penerapan aturan tersebut setelah disepakati oleh pihak Dishub dan Satlantas Polres Pematangsiantar. Melalui surat edaran Dishub ke pengusaha jasa angkutan, Angdes tidak boleh masuk ke inti kota, khususnya di jalan Sutomo dan jalan Merdeka.

Penulis: res. Editor: gun.