Siantar, hetanews.com - Walikota Hefriansyah membenarkan kedatangan KASN terkait pencopotan mantan Sekda Budi Utari. KASN [Komisi Aparatur Sipil Negara] datang melakukan klarifikasi atas keputusan Hefriansyah menganti Budi Utari dari jabatan sebelumnya. 

Hal itu disampaikan oleh Walikota Hefriansyah diwawancari usai pelantikan dan pengambilan sumpah dan jabatan Pimpinan DPRD Siantar di ruang Harungguon Bolon, Selasa (15/10/2019) siang.

"Cuma mereka [KASN] datang kemarin menanyakan klarifikasi," ucapnya seraya berjalan cepat. Disinggung apakah kedatangan KASN turut meminta klarifikasi dari dirinya, Hefriansyah bilang tidak ada. "Gak ada. Cuma mereka datang," sebutnya.

Baca juga: Ditempatkan di SatPol PP, Budi Utari Mengajukan Cuti Namun Ditolak

Terkait pencopotan Budi Utari dari jabatan Sekda sejak 25 September 2019 silam, Pejabat Eselon II A itu tidak tinggal diam. Budi pun menyurati DPRD Pematangsiantar atas pencopotan dirinya.

Pimpinan DPRD Pematangsiantar, Timbul Marganda Lingga mengatakan, perlu kajian dua arah terkait pencopotan Sekda Budi Utari oleh Walikota Hefriansyah. Keduanya pun direncanakan akan dipanggil DPRD untuk mengkaji pencopotan tersebut.  

"Surat sekda sudah sampai ke kita. Suratnya lagi kita telaah. Nanti kita uji setelah penetapan alat kelengkapan dewan," ucap Timbul Lingga, pekan lalu.

Baca juga: Dicopot dari Jabatan Sekda, Budi Utari Surati Pimpinan DPRD