HETANEWS

Jokowi Tolak Mengomentari Perppu KPK

Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta. Foto: Damar Iradat/Medcom.id

Jakarta, hetanews.com - Presiden Joko Widodo ogah mengomentari soal Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) terkait UU KPK. Mahasiswa sebelumnya memberikan waktu hingga hari ini kepada Jokowi untuk menerbitkan Perppu KPK.

 
Jokowi sempat menanggapi sejumlah pertanyaan wartawan terkait pertemuannya dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan siang tadi. Namun, ketika wartawan mempertanyakan soal perppu, Jokowi menolak berkomentar dan langsung pergi.

 
Sekretaris Kabinet Pramono Anung juga menolak berkomentar terkait penerbitan perppu. Mantan Wakil Ketua DPR itu mengaku tidak mengetahui sejauh mana proses penerbitan perppu tersebut.

Dalam kesempatan terpisah, Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin mengaku sejak awal tak sepakat dengan ancaman mahasiswa terkait pemberian batas waktu untuk menerbitkan perppu. Mahasiswa sebagai intelektual seharusnya bisa menahan diri tanpa mengancam.

"Jadi enggak bisa orang main ancam ke Presiden. Ini Kepala Negara. Sementara kalau mahasiswa masyarakat intelektual. Pakai deadline itu tidak benar, dalam pola berpolitik, dalam hidup sebagai masyarakat intelektual," kata Ngabalin di Jakarta, Senin, 14 Oktober 2019.

 
Sementara itu, Staf Khusus bidang Komunikasi Adita Irawati mengatakan Jokowi sudah mendengar masukan dari banyak pihak terkait perppu. Jokowi juga tengah mempelajari salinan UU dari DPR.
 
"Jadi mungkin masih merlukan waktu, nanti kita lihat saja perkembangan," ungkap Adita.

Sumber: medcom.id

Editor: tom.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.