HETANEWS

Gerindra Bantah Lobi-lobi Demi Masuk Koalisi Jokowi, Tegaskan Tak Minta-minta

Jakarta, hetanews.com - Partai Gerindra membantah pertemuan sang ketua umum, Prabowo Subianto, dengan sejumlah pimpinan partai Koalisi Indonesia Kerja (KIK) merupakan lobi-lobi agar masuk ke koalisi Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Gerindra menegaskan mereka tidak pernah meminta-minta.

"Sangat tidak pas kalau kami dibilang melobi untuk masuk ke koalisi pemerintahan, seolah kami meminta-minta untuk dimasukkan pemerintahan karena kepentingan kami," kata anggota Dewan Pembina DPP Gerindra, Habiburokhman, kepada wartawan, Senin (14/10/2019).

Habiburokhman menjelaskan pertemuan Prabowo dengan para pimpinan partai selalu membahas soal kebangsaan. Menurutnya, Prabowo memahami betul bahwa bangsa ini tengah menghadapi tantangan besar.

"Saat ini kita benar-benar harus bersatu karena tantangan kebangsaan sangat serius," tuturnya.

"Coba cek rekam jejak kami 10 tahun di parlemen, kami senantiasa mengedepankan kepentingan bangsa dari pada kepentingan kelompok," imbuh Habiburokhman.

Habiburokhman pun mencontohkan soal pertemuan Prabowo dengan Ketum NasDem Surya Paloh, Minggu (13/10) malam. Disebutkan, Prabowo membahas soal penegakan UUD 1945.

"Seperti semalam kan jelas soal penguatan DPR, soal penolakan tindakan radikal berbasis ideologi apa pun, dan soal penegakan UUD 45," kata Habiburokhman.

Pakar komunikasi politik dari UIN Syarif Hidayatullah, Gun Gun Heryanto, menilai pertemuan Prabowo dengan Surya Paloh dinilai bertujuan melobi parpol-parpol pro-Jokowi supaya Gerindra bisa masuk koalisi.
"Semua peristiwa punya konteks. Perjumpaan Prabowo dan Surya Paloh ada dalam konteks mencari titik temu dalam proses lobi dan negosiasi, hubungannya dengan penentuan kabinet. Itu paling masuk akal," kata Gun Gun, Senin (14/10).

Usai bertemu Surya Paloh, Prabowo pun berencana menemui Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Jauh hari sebelumnya, Prabowo juga sudah menemui Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketum PPP Suharso.

"Ini bagian komunikasi politik mencairkan suasana, Gerindra sebagai new comer dia yang sowan," kata Gun Gun.

sumber: detik.com

Editor: sella.