HETANEWS

Hadapi Vonis, Ini Jejak Pemviral 'Penggal Jokowi' Dituntut 3,5 Tahun Bui

Jakarta, hetanews.com - Pemviral 'penggal Jokowi' Ina Yuniarti dituntut 3,5 tahun penjara. Adapun yang berorasi 'penggal Jokowi', Hermawan masih diproses.

Berikut kronologi kasus Ina Yuniarti sebagaimana dirangkum, Senin (14/10/2019):

10 Mei 2019
Demo digelar di depan kantor Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakpus. Mereka meminta Pilpres 2019 diulang atau setidak-tidaknya kemenangan diberikan kepada Prabowo-Sandiaga.

Salah seorang peserta demo, Hermawan mengancam Presiden Republik Indonesia dengan teriak 'penggal Jokowi'. Perekamnya Ina kemudian memviralkan. Dunia maya menjadi riuh dan polisi bergerak cepat.

15 Mei 2019
Polisi bergerak cepat mengusut kasus video viral yang memuat ancaman itu. Ina ditangkap di rumahnya di Grand Residence City, Bekasi.

Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya kacamata hitam, 1 unit iPhone 5s, masker hitam, cincin, kerudung berwarna biru, selembar baju berwarna putih, dan tas berwarna kuning. Barang bukti itu adalah barang-barang yang digunakan Ina saat merekam video yang kemudian viral.

1 Agustus 2019
Ina mulai diadili di PN Jakpus. Ina dikenai dakwaan tunggal yaitu pasal 24 ayat (4) jo. pasal 45 ayat (4) UU ITE.

1 Oktober 2019
Jaksa menuntut agar Ina Yunarti dikenai pidana penjara selama ­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­3 (tiga) tahun dan 6 (enam) bulan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dengan perintah agar Terdakwa tetap ditahan. Menjatuhkan denda Rp 50 juta subsidair 3 bulan kurungan.

14 Oktober 2019
PN Jakpus akan menjatuhkan vonis kepada Ina.

"Rencana putusan hari ini tapi jamnya belum tahu," kata jaksa penunut umum Nopriyandi kepada wartawan, Senin (14/10/2019).

sumber: detik.com

Editor: sella.