HETANEWS

Opsnal Satreskrim Polres Tebingtinggi Ungkap Kasus Curanmor dan Jambret

Kapolres TebingTinggi, AKBP Sunadi, bersama Waka Polres, Kompol R. Manurung SE, Kabag Ops, Kompol Ainus, dan Kasat Reskrim, AKP Rahmadani SH MH saat press release. (foto/wh)

Tebingtinggi, hetanews.com - Kapolres Tebingtinggi, AKBP Sunadi S.IK, pimpin press release hasil tangkapan Satres Narkoba, yaitu pelaku curanmor dan jambret, Sabtu (12/10/2019), sekitar pukul 10.30 WIB, di depan ruang kerja Kapolres.

Press release tersebut, tampak dihadiri Waka Polres, Kompol R. Manurung SE, Kabag Ops, Kompol Ainus, dan Kasat Reskrim, AKP Rahmadani SH MH.

Yang pertama, kata Kapolres, yaitu sesuai Laporan Polisi Nomor: LP / 368 / IX / 2019, tanggal 9 September 2019, dengan tersangka, berinisial RTS alias Pido (21), warga jalan H Ulakma Sinaga, Kelurahan Rambung Merah, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun dan tersangka berinisial MWH alias Muklas (23), warga jalan A. Yani Lk VI, Kelurahan Durian, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebingtinggi. Keduanya dijerat Pasal 363 ayat 1 ke-4e KUHPidana (Curat), dengan ancaman 7 tahun penjara.

Foto para tersangka. (foto/wh)

Lalu yang kedua, sesuai Laporan Polisi Nomor: LP / 358 / IX / 2019, tanggal 12 September 2019, dengan tersangka, berinisial TAS alias Abdi (21), warga jalan Gatot Subroto, Kelurahan Lubuk Raya, Kecamatan Pdang Hulu, Kota Tebingtinggi dan tersangka MWH alias Muklas (23), warga Jl. A. Yani Lk VI, Kelurahan Durian, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebingtinggi. Pasal yang dipersangkakan yaitu Pasal 365 Ayat 2 ke-2e Subs 363 Ayat 1 ke-4e KUHPidana ( Curas Subs Curat ) ancaman 12 Tahun penjara.

Dan yang ketiga, sesuai Laporan Polisi Nomor: LP / 367 / IX / 2019, tanggal 9 September 2019, dengan tersangka, berinisial MWH als Muklas (23), warga jalan A. Yani Lk VI, Kelurahan Durian, Kecamatan Padang Hulu dan berinisial WS alias Wahyu (20), warga jalan Gatot Subroto KM 4, Kelurahan Lubuk Raya, Kota Tebingtinggi.

Keduanya dikenakan Pasal 363 Ayat 1 ke-4e KUHPidana (Curat) dengan ancaman 7  tahun penjara.

Kemudian, sesuai Laporan Polisi Nomor: LP / 396 / IX / 2019, tanggal 1 Oktober 2019, dengan tersangka berinisial AN alias Teleng (40), warga jalan Sudirman Lk V, Kelurahan Sri Padang, Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi. Pasal yang dipersangkakan, yaitu Pasal 363 ayat 1 ke-5e KUHPidana (Pencurian Dengan Cara Merusak) ancaman 7 Tahun.

Foto barang bukti beberapa unit sepeda motor yang diamankan petugas. (foto/wh)

Kelima sesuai Laporan Polisi Nomor: LP / 387 / IX / 2019, tanggal 16 September 2019, dengan tersangka berinisial MBP alias Bud (46), warga jalan Listrik Lk. IV Desa Pekan Dolok Masihul, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Sergai. Tersangka melanggar Pasal 363 ayat 1 ke-5e KUHPidana ancaman 7 Tahun.

Dan ke enam sesuai Laporan Polisi Nomor: LP / 386 / IX / 2019,  tanggal 23 September 2019, dengan tersangka berinisial TSR (21), warga jalan Merpati, Kelurahan Pinang Mancung, Kecamatan Bajenis, Kota Tebingtinggi.

Tersangka dijerat Pasal 363 ayat 1 ke-5e KUHPidana (Pencurian Dengan Cara Merusak), ancaman 7 Tahun penjara, paparnya Kapolres.

Tersangka curanmor dan jambret tersebut sudah ditahan di RTP Polres Tebingtinggi dan berkas perkaranya segera dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum. Dan untuk berapa sepeda motor yang diamankan dari pelaku akan kita lakukan  pengecekan mulai dari rangka bodi, nomor mesin dan nomor polisi dan selanjutnya akan kita informasikan medsos, agar pemilik sepeda motor dapat mengetahui dan menjemput sepeda motor tersebut, dengan membawa atau melengkapi surat - surat kepemilikan sepeda motor ke Polres Tebingtinggi, tutup Kapolres.

Penulis: wh. Editor: gun.