HETANEWS

Siantar Membutuhkan Sebuah Ikon yang Bernafaskan Budaya

Museum Simalungun yang kurang mendapat perhatian dari Pemko Siantar.

Siantar, hetanews.com- Dalam upaya memajukan dan mengembangkan Kota Siantar ke depannya, diperlukan upaya agar kota memiliki sebuah icon yang bernafaskan budaya, yang dapat menarik minat wisatawan lokal maupun International, sehingga kota ini setiap tahunnya mendapat kunjungan wisata.

Setidaknya, hal itu diungkapkan salah seorang Akademisi asal Kota Siantar, Dian G Purba SE.Msi kepada Hetanews, Selasa (24/3), dimana belum ada perhatian dari pemerintah setempat untuk berkreasi mendatangkan minat kunjungan ke kota yang dulunya sejuk ini.

Dikatakannya, dalam upaya melakukan pembangunan daerah, khususnya Kota Siantar, perlu dilakukan pendekatan analisis pengembangan. Hal itu bertujuan agar kota Siantar itu memiliki icon bagi setiap pengunjung yang datang ke kota Siantar, serta bisa menikmatinya.

Namun tetap saja, tambah Dian, icon yang dimaksud harus tetap mengacu pada sejarah yang berkaitan dengan kota Siantar, salah satunya adalah Siantar Kota berbudaya, yakni Budaya Simalungun.

Selain dapat menjadi salah satu daya tarik, hal itu juga bertujuan untuk menjaga kearifan lokal di Kota Siantar. "Jika hal itu dilakukan, kita yakin nantinya makin banyak orang yang betah berada di Kota Siantar," ujarnya.

Dia menyebutkan, untuk pembangunan disektor lain juga memang sangat dibutuhkan, namun untuk membentuk sebuah icon menjadi hal yang paling utama dalam upaya mengembangkan kota Siantar, agar terlihat arah pembangunan yang tetap mempertimbangkan kearifan lokal. 

Penulis: sofyan. Editor: ebp.

Ikuti kami di Twitter, Instagram, Youtube, dan Google News untuk selalu mendapatkan artikel berita terbaru dari Heta News.