HETANEWS

Gelapkan Ternak Babi, Dirut PT Satwa Karya Prima Divonis 2,4 Tahun

Terdakwa berjalan meninggalkan ruang sidang. (foto/ay).

Simalungun, hetanews.com - Direktur PT Satwa Karya Prima (SKP), Ivan Luhut Pangondian L Tobing (45), divonis 2 tahun 4 bulan penjara, di PN Simalungun, Kamis (10/10/2019).

Vonis yang diucapkan ketua majelis hakim, Hendrawan Nainggolan SH ini, lebih ringan dari tuntutan jaksa.         

Sebelumnya, terdakwa dituntut 3 tahun 6 bulan penjara oleh jaksa Augus Vernando Sinaga SH. Hakim menyatakan, terdakwa terbukti melakukan penggelapan ternak babi yang mengakibatkan kerugian perusahaan hingga Rp.395.343.000.          

Terdakwa bertempat tinggal di kompleks Stella Residence Medan selaku direktur, bertanggungjawab di beberapa peternakan yang terletak di Nagori Girsang Sipangan Bolon, Huta Raja, Purba dan Sondi Raya milik PT SKP.

Tapi terdakwa tidak dapat mempertanggungjawabkan hilangnya ternak dari kandang. Jumlah stok ternak, dengan penjualan dan juga jumlah ternak yang mati tidak sesuai.        

Sarjana Peternakan ini, terbukti telah menjual ternak babi tanpa seijin perusahaan. Perbuatan terdakwa diketahui setelah tim audit melakukan pemeriksaan pada 18 hingga 26 Juli 2017. Terdakwa dinyatakan terbukti bersalah, melanggar pasal 372 KUH Pidana.        

Hakim dalam putusannya telah mempertimbangkan fakta hukum yang terungkap dalam persidangan, keterangan saksi, tuntutan dan juga pledoi dari pengacara Martin O Simanjuntak SH.

Atas putusan itu, terdakwa dan jaksa diberikan waktu 7 hari untuk menerima atau banding.

Penulis: ay. Editor: gun.