Tobasa, hetanews.com - Menjelang dimulainya pembangunan pusat wisata Kaldera Toba yang bertaraf internasional di Desa Pardamean Sibisa, Kecamatan Ajibata, pihak pengelolah Badan Otorita Danau Toba (BPODT), memberikan napuran tiar (sekapur sirih,red) kepada raja bius yaitu marga - marga yang ada di Desa Pardamean Sibisa, Rabu (9/10/2019).

Acara napuran tiar, yang berlangsung di Desa Pardamean Sibisa, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Tobasa ini, disambut antusias oleh warga yang hadir, lebih kurang 500 orang.

Raja Bius Sirait memberikan ulos kepada Dirut BPODT, Sekdakan Tobasa, Dandim Taput, Kapolres Tobasa, Kepala KPLH 04, dan Camat Ajibata. (foto/stm)

Acara  pemberian adat napuran natiar (Sekapur Sirih,red) tersebut, dimulai pukul 09.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 16.30 WIB.

Tampak hadir, Bupati Tobasa, Darwin Siagian, Sekdakab, Murpy Sitorus, Dirut BPODT, Arie Prasetyo, bersama jajaranya, Dandim 2010 Taput, Kapolres Tobasa, Kepla KPLH 04, L. Sitorus dan juga dihadiri wartawan cetak dan eloktronik.

Pantauan hetanews.com di lapangan, acara diisi dengan  pemberian ulos kepada Dirut BPODT, Dandim dan Kapolres Tobasa yang diberikan tokoh masyarakat  setempat, khususnya marga Sirait.

Warga Desa Pardamean Sibisa sangat antusias mendengarkan arahan dan kata sambutan dari Sekdakab Tobasa, Dandim Taput, dan Kapolres Tobasa. (foto/stm)

Arie Prasetyo dalam sambutannya,manyampaikan rasa terima kasihnya atas atusias serta dukungan masyarakat dalam menyambut pembangunan pusat wisata Kaldera Toba yang diprogramkan pemerintah pusat untuk mensejahterakan masyarakat di Desa Pardamean Sibisa.

Kami selaku pengelola BPODT akan tetap bekerja sama dengan para masyarakat untuk bersama - sama membangun kampung kita ini, ujarnya.