HETANEWS

Tiang Listrik Dipasang Asal-asalan di Pollung, Masyarakat Resah

Warga menunjuk tulisan GL yang melet jauh dari permukaan tanah pada salah satu tiang listrik yang dipasang dengan kesan asal jadi, di Desa Pancur Batu, Kecamatan Pollung, Humbahas. (Foto/Rachmat Tinton)

Humbahas, hetanews.com  - Sejumlah tiang beton yang menahan kabel listrik bertegangan tinggi, dipasang asal-asalan, di Desa Pancur Batu, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), baru-baru ini.

Tiang  listrik dari beton itu, dipasang guna menggantikan tiang  yang sebelumnya terbuat dari pohon yang saat ini sudah termakan usia.

Kepala Desa Pancur Batu, Pondis Lumban Batu, kepada hetanews.com, Kamis (10/10/2019), mengaku sangat kecewa dengan cara pemasangan tiang listrik yang terkesan asal-asalan di desanya.

Selain meresahkan masyarakat, Pondis menyebutkan, tiang itu dipasang terlalu mepet dengan jalan. "Tiang itu kalau kita sentuh mudah goyang, rawan tumbang. Tiang bahkan ada yang dipasang di bahu jalan. Bagaimana nanti kalau ada pelebaran. Saya minta itu dipindahkan,"ujarnya.

Pantauan wartawan di lokasi, tiang listrik terlihat memang banyak yang dipasang dengan posisi yang terlalu berdekatan dengan jalan umum.

Selain itu, bagian tiang juga sepertinya hanya sedikit yang terkubur atau tertancap ke tanah. Tulisan GL yang tertera di tiang, bahkan ada yang melet hingga 60 cm lebih dari permukaan tanah.  Sehingga jika digoyang dengan tenaga tangan manusia, tiang  langsung bergoyang seakan mau tumbang.

Sementara itu, Manager PLN Doloksanggul, Rikson Pakpahan, setelah mendengar keluhan masyarakat tersebut, mengaku sudah meninjau ke lokasi.

Dan pihaknya pun membenarkan kondisi yamg dimaksud. Namun sayang, sepertinya Rikson  enggan menyebutkan nama perusahaan yang mengerjakan  pemasangan tiang listrik itu.

"Akan kita lakukan perbaikan, kita hanya menunggu crane aja", katanya singkat melalui sambungan selular, Kamis (10/10/2019).

Penulis: rachmat. Editor: gun.