HETANEWS

TL SPG Rokok Lempar Senyuman Usai Divonis 6 Bulan

Terlihat Jevry Irsan Sidabutar tersenyum ketika keluar dari ruang sidang dan digiring petugas. (foto/res)

Siantar, hetanews.com - Terdakwa Jevry Irsan Sidabutar (28), selaku Team Leader (TL)  Sales Promotion Gilr (SPG), divonis 6 bulan penjara oleh majelis hakim, Simon C Sitorus, divonis 6 bulan penjara, di Pengadilan Negeri (PN) Siantar, Kamis (10/10/2019), pukul 14.00 WIB.

Sidang itu dipimpin majelis hakim, yang diketuai, Simon C Sitorus, dibantu dua anggotanya, M Iqbal dan Rahmad.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Jevry Irsan Sidabutar, dengan pidana penjara selama 6 bulan. Dengan denda sebesar Rp 5 juta subsider 1 bulan penjara,"ucap majelis hakim, Simon C Sitorus, didalam ruang sidang Cakra PN Siantar.

Majelis hakim menyatakan, bahwa terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana "fidusia", sebagaimana dimaksud dalam pasal 36 UU RI nomor 42 tahun 1999 tentang jaminan fidusia (dakwaan kesatu).

Mendengar vonis yang diberikan majelis hakim, TL SPG disalah satu perusahaan rokok tersebut, terlihat melemparkan senyum, ketika keluar dari dalam ruang sidang Cakra dengan dikawal oleh petugas kejaksaan.

Dalam pemberitaan sebelumnya, terdakwa Jevry Irsan Sidabutar, didakwa menggelapkan satu unit mobil Honda Jazz senilai Rp 187 juta.

Terdakwa mengajukan kredit atas mobil bekas dengan nomor polisi (nopol) BK 1335 IR, ke PT Sinarmas Multifinance Cab Siantar, di Jalan Hos Cokroaminoto, setahun yang silam.

Menurut dakwaan jaksa, mobil berwarna hitam mutiara dengan pembuatan tahun 2013, dikeluarkan showroom Wan Hendi, di Jalan Tanah Jawa, seharga Rp 188 juta, terdakwa melunasi uang muka Rp 37,9 juta kepada showroom, sedangkan sisanya dilunasi pihak lesing.

Hanya saja, terdakwa pada angsuran ke 8, mobil tersebut dipindah tangankan atau oper kredit kepada Rimerdi Girsang dan menerima down payment (DP) Rp 40 juta. Hal itu sering disebut balik DP, dan oper kredit ini dilakukan tanpa seizin pihak lesing.

Penulis: res. Editor: gun.