HETANEWS

Sempat DPO, Ricardo Ditangkap Jaksa Simalungun di Bengkalis

Kasi Pidum, Irvan Maulana SH saat memberikan keterangan dan jaksa, Ade Jaya Ismanto SH saat mengamankan terdakwa Ricardo (cropp). (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Ricardo Simanjuntak als Kardo (47), yang sempat dinyatakan DPO (Daftar Pencarian Orang), berhasil ditangkap jaksa, di  jalan Subrantas, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

Sebelumnya, tim jaksa menerima informasi tentang keberadaan Kardo,  pada Sabtu (5/10/2019), lalu.

Tim Jaksa, Ade Jaya Ismanto SH dan Erik Sihaloho, menuju TKP dan berhasil menangkap terdakwa tanpa perlawanan saat sedang sarapan pagi, Minggu (6/10/2019).

Dengan bantuan Kanitres Polsek Mandau, terdakwa diamankan, yang ternyata sedang menghuni sebuah ruko bersama anaknya yang masih berusia 5 tahun.

Demikian dikatakan Kasi Pidum, Irvan Maulana SH, didampingi jaksa, Ade Jaya Ismanto SH, kepada wartawan, Selasa (8/10/2019), di ruang kerjanya.

Lalu petugas membawa terdakwa menuju Kejari Simalungun dan ditahan, di Lapas Klas IIA Siantar.

Sebelumnya, terdakwa Ricardo dan istrinya, Monita Siska Suherli Pulungan als Mak Dita (37), berstatus tahanan rumah. Disidangkan di Pengadilan Negeri Simalungun karena kasus penipuan hingga ratusan juta.

Ketika dalam proses persidangan usai pemeriksaan keterangan terdakwa, pasutri ini tidak hadir lagi di persidangan karena melarikan diri. Hingga persidangan ditunda sampai 4 kali. Sedangkan Mak Dita, hingga saat ini masih buron.

Menurut tetangga dan juga kepala desa, pasutri ini sudah sejak lama meninggalkan rumahnya. Namun demikian, tim jaksa akan terus memantau keberadaan Mak Dita dan menangkapnya, agar kasus hukum yang sedang dihadapinya dapat dituntaskan.

Sebelumnya, JPU Hiras Afandi Silaban SH, menjerat pasutri ini dengan pasal 372 ataupun pasal 378 Jo pasal 55 (1) ke-1 KUH Pidana.

Penulis: ay. Editor: gun.