HETANEWS

Rampas Ponsel ABG, Komplotan Begal Nyaris Dibakar Warga

Ilustrasi ( Foto: Beritasatu.com )

Bekasi, hetanews.com - HNR (21) hampir saja dibakar massa usai aksinya merampas telepon genggam dipergoki oleh warga di Kampung Jagawana RT 04/RW 02, Desa Sukarukun, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi. Pelaku ditangkap warga setelah aksinya melakukan pencurian dengan kekerasan berupa ponsel milik Dian (19).

"Aksi pelaku menyulut emosi warga usai beraksi," ujar Kanit Reskrim Polsek Sukatani,‎ Ipda Kukuh Setio, Senin (7/10/2019).

Namun, petugas yang datang ke lokasi berhasil mengamankan HNR serta SID dari amukan warga. Hanya saja, massa membakar sepeda motor pelaku untuk melampiaskan kekesalannya terhadap pelaku.

‎Peristiwa bermula saat korban, Dian bersama Ami (19) dan Devi (19) sedang berboncengan mengendarai satu sepeda motor. ‎Korban duduk paling belakang sambil menggengam ponsel di paha kaki kanan.

Saat melintas di tempat kejadian perkara (TKP), pelaku yang mengendarai sepeda motor datang dari arah belakang bersama SID. Setelah sepeda motor pelaku dekat dengan korban, langsung merampas ponsel Oppo A1K. Terjadi aksi tarik-menarik antar pelaku dengan korban. Upaya korban mempertahankan ponselnya, berhasil‎ setelah korban berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Para pelaku kemudian melarikan diri setelah korban berteriak lantang hingga mengundang perhatian pengendara lain. ‎Massa kemudian mengejar para pelaku hingga sepeda motor pelaku kehilangan keseimbangan. Pelaku terjatuh dari sepeda motornya setelah bersenggolan dengan kendaraan lain dari arah depan. Pelaku diamankan warag sekitar yang mengejarnya.

Warga melampiaskan kekesalannya dengan membakar sepeda motor pelaku. Menurut pengakuan pelaku kepada penyidik, aksinya telah dilakukan tiga kali.

"Tersangka HNR berperan sebagai eksekutor, sedangkan rekannya SID baru sekali diajak‎," tuturnya.

Polisi mengamankan barang bukti satu unit ponsel dan satu unit sepeda motor milik pelaku yang hangus terbakar.

Pelaku HNR dijerat Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan Juncto Pasal 53 KUHP dengan ancaman hukuman penjara di atas lima tahun. 

Sumber: BERITA SATU

Editor: tom.