HETANEWS

Kurir Narkoba Profesional Dibekuk di YIA, 3 Kali Berhasil Kirim Sabu

Konferensi pers di Yogyakarta, Senin (7/10/2019) terkait penangkapan kurir narkoba yang berhasil dibekuk BNN Yogyakarta

Yogyakarta, hetanews.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengamankan kurir sabu-sabu professional. Pelaku sudah tiga kali mengirim sabu dengan tujuan dan orang yang berbeda.

FH (26) diamankan BNN DIY, Minggu (26/9/2019) di Terminal B Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta. Saat itu petugas operator X-Ray mengidentifikasi tampilan gambar koper milik pelaku yang mencurigakan saat pemeriksaan HBS (Hold Baggage Screening).

Kepala Bidang Pemberantasan BNN Provinsi DIY AKBP Sudaryoko mengatakan, barang bawaan pelaku sudah diperiska dan positif sabu-sabu.

“Sepertinya jaringan ini sudah professional, karena tujuannya juga berbeda dan melibatkan orang-orang yang juga berbeda,” katanya dalam pers rilis di Kantor PT Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto, Yogyakarta Senin(7/10/2019).

Dalam pemeriksaan, tersangka juga memiliki empat kartu tanda penduduk (KTP). Satu diantaranya asli dan tiga lainnya palsu.

“Kuat dugaan pemalsuan ini dilakukan sebagai bagian dari modus pengedaran sabu-sabu,” katanya.

Atas perbuatannya, warga Jambu Hilir, Provinsi Kalimantan Selatan ini dijerat dengan pasal 112 dan 114 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Sementara, General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto, Yogyakarta, Agus Pandu Purnama mengatakan, FH membawa koper ini dalam perjalanan dengan SJ 337 dari Lampung (TKG), mendarat di Yogyakarta (JOG) dan akan melanjutkan penerbangan ke Makassar dengan menggunakan pesawat Sriwijaya Air SJ 712. Usai mencurigai koper tersangka, petugas melakukan pemanggilan dan pemeriksaan.

“Di dalamnya ditemukan delapan paket yang dibungkus isolasi cokelat yang diduga diduga sabu-sabu,” kata Agus.

Berat total sabu-sabu mencapai 5.506,4 gram. Masing-masing paket seberat 667,0 gram; 682,8 gram; 680,0 gram; 712,2 gram; 684,6 gram; 709,2 gram; 683,6 gram; dan 687,0 gram.

Aparat saat ini juga melakukan pengembangan di Lampung untuk mengungkap jaringan lintas provinsi. Salah satunya memburu bandar dan yang menyuruh tersangka mengirimkan sabu ke Makasar.

sumber: inews.id

Editor: sella.