HETANEWS

Penumpang Bawa Sabu Senilai Rp 5 M Ditangkap di Bandara Yogya

Jumpa pers penangkapan penumpang yang membawa sabu senilai Rp 5 miliar di Bandara Adisutjipto, Yogyakarta.

Yogyakarta, hetanews.com - Upaya penyelundupan sabu-sabu dengan berat 5.506,4 gram atau kurang lebih 5,5 Kg senilai Rp 5 miliar melalui Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta digagalkan aparat. Upaya penyelundupan terjadi pada Minggu (29/9).

"Petugas kami di Bandara Adisutjipto telah melakukan penggagalan terhadap pengiriman barang-barang yang dicurigai adalah (sabu) delapan paket," jelas GM Bandara Internasional Adisutjipto, Agus Pandu Purnama, Senin (7/10/2019).

Pandu menjelaskan bahwa awalnya petugas mencurigai seorang penumpang transit pada Minggu (29/9) malam di Terminal B Adisutjipto. Petugas operator x-ray mengidentifikasi adanya benda mencurigakan di dalam koper.

Penumpang Bawa Sabu Senilai Rp 5 M Ditangkap di Bandara Yogya
Jumpa pers penangkapan penumpang yang membawa sabu senilai Rp 5 miliar di Bandara Adisutjipto, Yogyakarta.

Operator x-ray menaruh curiga saat koper itu melalui pemeriksaan hold baggage screening (HBS). Petugas lalu berkesimpulan perlu dilakukan rekonsiliasi atau pemanggilan sekaligus pemeriksaan terhadap pemilik koper yang diketahui berinisial FH (26).

"Pemilik koper (FH) adalah penumpang transit yang melakukan perjalanan dengan SJ 337 dari Lampung mendarat di Yogyakarta, yang akan melakukan perjalanan kembali dari Yogyakarta menuju Makassar dengan menggunakan pesawat SJ 712," tuturnya.

Kecurigaan petugas terbukti. Setelah dilakukan pemeriksaan di dalam koper itu ditemukan delapan paket terbungkus isolasi berwarna cokelat, kedelapan paket tersebut diduga sabu-sabu. Barang haram itu dibawa FH yang diketahui ialah warga Kalimantan.
 

Seorang penumpang yang ditangkap di Bandara Adisutjipto karena membawa sabu senilai Rp 5 miliar.
Seorang penumpang yang ditangkap di Bandara Adisutjipto karena membawa sabu senilai Rp 5 miliar.

"Penemuan ini kemudian telah dikoordinasikan dengan BNNP DIY, Bea Cukai dan Lanud Adisutjipto, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Hal ini pula merupakan bentuk tindak lanjut dari penandatanganan LoCA," ungkap Pandu.

"Itu (LoCA) mengenai penanganan pemeriksaan prohibited items yang dibawa melalui bandara. Kemarin setelah dilakukan prosedur pemeriksaan, telah kami laksanakan serah terima pelaku dan barang bukti kepada BNN Provinsi DIY," lanjutnya.

Kepala Bidang BNNP DIY, AKBP Sudaryoko, memastikan barang haram yang hendak diselundupkan FH melalui Bandara internasional Adisutjipto Yogyakarta berjenis sabu-sabu. Ia berharap penggagalan ini bisa menjadi pembelajaran bersama.

"Tersangka kami kenakan pasal 114 dan pasal 112 undang-undang narkotika nomor 35 tahun 2009, dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara," tutupnya.

Sumber: detiknews.com 

Editor: suci.