HETANEWS.COM

Untuk Air Mancur Menari, Lapangan Farel Pasaribu 'disewakan' Rp 1 Juta Per Hari

Lapangan Farel Pasaribu

Siantar, hetanews.com - Lapangan Farel Pasaribu disewakan untuk festival of light: 'Air Mancur Menari' selama satu bulan oleh Dinas Pariwisata Pematangsiantar. Tarif sewa lapangan untuk kegiatan komersil itu dibandrol hanya Rp 1 Juta rupiah per hari.

Dinas Pariwisata menyetujui dan memberi rekomendasi kepada usaha hiburan, Cikal Bintang Bangsa, sebagai pengelola untuk menyelenggarakan acara tersebut.

Wahana hiburan komersil yang menawarkan nuansa lampu hias penuh warna-warni itu dibuka mulai hari ini, Sabtu 5 Oktober hingga 10 November 2019 yang akan datang.

Kabid Kepemudaan dan Olahraga Dinas Pariwisata, Binsar Sumbayak menuturkan, sesuai dengan peraturan daerah, lapangan diperuntukkan untuk kegiatan komersil.

Pihaknya, kata dia, menggebut target PAD [pendapatan asli daerah] dari retribusi pemakaian lapangan tersebut.  Dari sewa lapangan selama satu bulan lebih itu ada penambahan sebesar 127 persen dari target.

"Kegiatannya lebih kurang 49 hari. Rp 1 Juta per hari jadi Rp 49 Juta [total keseluruhan], sudah kita serahkan [setorkan] kemarin ke Bank Sumut," ungkapnya, Sabtu (5/10/2019).

Lapangan Farel disewakan untuk kegiatan komersil maupun non komersil sesuai dengan Perda No 9 Tahun 2014 tentang retribusi daerah. Pada tahun ini target PAD retribusi dari lapangan itu sebesar Rp. 50 Juta. 

Selain alasan untuk PAD, Sumbayak menilai warga Kota Pematangsiantar butuh hiburan dan menganggap itu [festival of light] juga dapat menambah kontribusi ekonomi bagi warga sekitar.

"Kita buat pertimbangan, warga Kota Siantar butuh hiburan rekreasi, kemudian terjadi lah peningkatan bagi warga sekitar karena pengunjung. Jadi karena faktor itu, saya rasa bersabar dulu kalau ada yang terganggu," pungkasnya.

Penggunaan Lapangan Farel Pasaribu untuk kegiatan komersil seperti konser musik hanya Rp.6 Juta per hari. Hal itu diatur sesuai dalam Perda [Peraturan Daerah] No 9 Tahun 2014.

Selain untuk kegiatan komersil, Lapangan Farel Pasaribu juga diperuntukkan untuk kegiatan non komersil. Misalnya kegiatan keagamaan, sosial, budaya dan olah raga. Untuk kegiatan pameran [komersil] dibandrol Rp.2 Juta per hari.

Untuk tahun ini target PAD dari sewa lapangan tersebut sebesar Rp.50 Juta. Pada Agustus 2019 lalu, Dinas Pariwisata sebagai pengelola masih berhasil mengantongi PAD dari retribusi lapangan Rp.13 Juta.

Baca juga: Dinas Pariwisata Klaim Air Mancur Menari Menguntungkan Warga Sekitar Jalan Farell Pasaribu

Penulis: tim. Editor: anto.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan