HETANEWS

Gemini Man: Ketika Will Smith Berhadapan dengan Diri Sendiri

Jakarta, hetanews.com - Gemini adalah zodiak yang diwakili oleh si kembar Castor dan Pollux. Simbol kembar ini didasarkan pada Dioscuri, dua manusia yang diberikan bersama kekuatan dewa setelah kematian mereka. Dengan prinsip yang sama, film Gemini Man menghadirkan dua orang ‘kembar’ dengan kekuatan tak biasa. Besutan terbaru sutradara Ang Lee yang dibintangi nominator Oscar, Will Smith.

Henry Brogan (Will Smith) adalah seorang pembunuh bayaran terbaik yang pernah ada. Kemampuannya dalam menembak target dari jarak jauh membuatnya dikagumi banyak orang. Sebagai mantan pasukan khusus, Brogan tak pernah meleset dalam membidik setiap musuhnya. Bahkan, dalam satu adegan, ia mampu menumbangkan dua lawannya hanya dengan satu peluru.

Dikisahkan, Brogan menjadi target pembunuhan yang dimotori oleh Clay Varris (Clive Owen) yang merupakan mantan bos Brogan. Varris tak senang dengan Brogan yang memutuskan pensiun. Ia pun mencoba untuk membunuh Brogan.

Percobaan pembunuhan terhadap Brogan terjadi berkali-kali. Di suatu malam, ketika sedang tertidur pulas, rumah Brogan disergap sekelompok pasukan khusus yang ditugaskan membunuhnya. Beruntung, Brogan terbangun dan mampu menghabisi pasukan itu. 

Upaya pembunuhan tak berhenti di situ. Brogan mendadak harus menghadapi ujian terberatnya saat diburu oleh Junior, pembunuh bayaran muda yang sangat tangguh. Kemampuan Junior bahkan sangat tangguh dan mirip dengan Brogan. Belakangan terkuak, Junior adalah hasil kloning dari DNA Brogan. Alhasil, keduanya tak hanya punya kemampuan sama tangguh, tapi juga strategi dan kecerdasan setara.

Dalam film ini, Will Smith tak sendiri. Ia ditemani Mary Elizabeth Winstead yang berperan sebagai Danny, seorang mata-mata asing. Ada juga Benedict Wong yang berperan sebagai Baron, kawan lama Brogan. Bersama keduanya, Brogan terlibat pertarungan dengan Junior dalam adegan-adegan laga seru.

Gemini Man mengingatkan kita akan Looper (2012). Yah, memang bukan akibat kloning, tapi tetap saja Joe muda (Joseph Gordon-Levitt) diharuskan membunuh Joe tua (Bruce Willis). 

Film bergenre action ini disutradarai oleh Ang Lee. Ia adalah sutradara asal Taiwan yang telah sukses menyabet Oscar. Lee sebelumnya telah berhasil menggarap beberapa film, di antaranya Crouching Tiger, Hidden Dragon (2000), Hulk (2003), Brokeback Mountain (2005), dan tentu saja salah satu karya terbaik dia, Life of Pi (2012).

Tadinya, konsep cerita ini sempat dibeli Disney pada akhir 1990-an. Tapi teknologi film yang belum berkembang saat itu, dianggap tak mumpuni memvisualisasikan Gemini Man. Dua dekade berlalu, Paramount Pictures berhasil mewujudkan pergumulan batin Brogan dalam teknologi kekinian.

Jika sebagian besar film direkam dalam 24 frame per detik (Fps), Gemini Man hadir dengan kualitas gambar terbaik. Film ini direkam dengan 120 Fps. Dengan kualitas gambar beresolusi tinggi, ditambah tampilan 3-D, membuat penonton seolah ikut terlibat dalam setiap adegan. 

Film ini resmi rilis di Indonesia pada 9 Oktober mendatang, mendahului jadwal tayang di AS yang direncanakan pada 11 Oktober. Bagi para penggemar film laga, yang satu ini layak jadi rekomendasi.

Sumber: GATRA

Editor: tom.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.