HETANEWS.COM

HUT IBI ke 68, Ini Harapan Sekda Asahan kepada Bidan

Sekdakab Asahan, Taufik ZA Siregar saat menyalami dan memberikan bingkisan kepada para bidan, yang merayakan HUT IBI ke 68.

Asahan, hetanews.com - Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, bersama rombongan, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun Ikatan Bidan Indonesia (HUT IBI) Asahan ke-68 di Gedung Serbaguna Kisaran, Sabtu (28/9/2019), lalu.

Selain Sekda, acara dihadiri oleh Ketua DPRD Asahan, Baharuddin Harahap, Asisten II, Drs John Hardi Nasution, Kadis Kominfo, H Rahmat Hidayat Siregar, Sekertaris Dinas Kesehatan Asahan, Santoso, Ketua IBI Asahan, Elida Hanum Harahap Amd. Keb, para bidan dan undangan lainnya.

Elida Hanum menyampaikan, jumlah anggota IBI Asahan saat ini sebanyak lebih dari 1.200 bidan. Para bidan yang mewakili dari 29 Puskesmas, melakukan parade baju adat. Kegiatan juga dirangkai dengan penyerahan bingkisan secara simbolis kepada 40 bidan dan penyerahan santunan kepada 50 anak yatim.

Ketua DPRD Asahan mengatakan, bahwa bidan merupakan salah satu ujung tombak Pemkab Asahan dalam menuntaskan visi dan misi mewujudkan Asahan Sehat.

"Para bidan sangat berjasa dalam membantu menyelamatkan ibu-ibu dalam persalinan. Dengan keterampilan, kecepatan dan kecekatan yang dimiliki para bidan banyak ibu dan bayi dapat diselamatkan pada persalinan,"ujarnya.

Bupati Asahan dalam pidato tertulisnya yang dibacakan Sekda mengatakan, bidan melindungi hak kesehatan reproduksi melalui pemberdayaan perempuan dan optimalisasi pelayanan kebidanan.

"Selamat HUT IBI ke 68, dengan harapan bidan dapat meningkatkan kompetensinya untuk siap menghadapi persaingan tuntutan pekerjaan yang membutuhkan keahlian, kemampuan khusus profesi bidan memiliki standar, asosiasi, kode etik, sertifikasi dan lisensi,"ujar Sekda.

Di era globalisasi, lanjut Sekda, bidan harus mampu meningkatkan kompetensi untuk menghadapi persaingan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat guna merespon berbagai tantangan secara optimal.

Selain itu, pembangunan bidang kesehatan diupayakan mengarah pada strategi pemberian pelayanan kesehatan yang lebih, profesional, terjangkau, cepat tanggap dan memenuhi hak kesehatan.

"Termasuk didalamnya ada pelayanan KB, kesehatan reproduksi, penanganan kehamilan, kelahiran dan tumbuh kembang balita. Bidan Diharapkan mampu menurunkan angka kematian ibu melahirkan dan bayi, “imbuh Sekda.

Penulis: rendi. Editor: gun.