HETANEWS

Divonis 1 Bulan 15 Hari, Terdakwa Pencurian Menangis

Terlihat FW boru Saragih yang berada di belakang, sedang menangis dan ditarik temannya. (foto/res)

Siantar, hetanews.com - Majelis hakim, memvonis dua terdakwa anak, yakni, EWD Sinaga (17), dan FW boru Saragih (16), masing-masing 1 bulan 15 hari, di Pengadilan Negeri (PN) Siantar, Kamis (3/10/2019).

Majelis hakim, Nuzuli, menyatakan, bahwa kedua terdakwa secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana "pencurian dalam keadaan yang memberatkan", dengan melanggar pasal 363 ayat (1) ke-4 KUHAPidana, sebagaimana dalam dakwaan.

Setelah mendengar vonis dari majelis hakim, kedua terdakwa, didampingi kuasa hukumnya, Erwin Purba, meminta kepada majelis hakim, M Nuzuli, agar memberinya waktu untuk lakukan pikir - pikir selama 7 hari atas vonis tersebut.

Hanya saja, salah satu dari terdakwa, FW boru Sinaga, ketika selesai divonis hakim dan kembali ke ruang tahanan, malah menangis sejadi - jadinya. Dan sempat tidak mau naik ke mobil tahanan.

Namun salah satu temannya, wanita yang diborgol bersama dirinya, mencoba menenangkan terdakwa, FW boru Sinaga dengan mengatakan "Sudahlah itu, jangan menangis lagi kau," ucapnya saat berada, di depan gerbang sel tahanan.

Dalam pemberitaan sebelumnya, bahwa pada hari Kamis,  5 September 2019, lalu, saksi Zahra Halifa, dengan memegng tas berwarna coklat sedang berjalan kaki menuju gedung sekolah SMK Kesehatan.

Namun, pada saat saksi mendekati gedung sekolah tersebut, terdakwa Erik Wan Daniel Sinaga yang diketahui berdomisili, di Jalan Sadum, Kelurahan Bane, Kecamatan Siantar Utara, dengan Febri Wan Saragih yang berdomisili di Jalan H Ulakma Sinaga, Kelurahan Rambung Merah, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun dan Joy Lederik Lubis, dengan menggunakan sepeda motor matic tanpa plat nomor polisi, mendekati saksi Zahra dari belakang, dan tiba – tiba, Joy langsung mengambil tas milik saksi.

Dan pada saat kejadian tersebut, saksi sempat melihat gambar tato berbentuk matahari yang terletak, di telapak tangan Joy.

Penulis: res. Editor: gun.