HETANEWS

Lima Terdakwa Narkotika Disidangkan Terpisah di PN Simalungun

Lima terdakwa disidang PN Simalungun. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Ali Imran (32), Irwandi als Bulus (33), Indra Perdana Nainggolan (24) dan Feri Efendi (23), masing – masing warga Huta Sidomulyo II, Kecamatan Panombean Panei, disidangkan terpisah, dengan terdakwa Eko Budi Lumbantoruan (43), warga jalan Pasar Pagi, Kelurahan Setia Negara Siantar.

Kelimanya, disidangkan majelis hakim, pimpinan Novarina Manurung SH, di PN Simalungun, Kamis (3/10/2019).

Menurut dakwaan tim jaksa, Doniel Ferdinan SH dan Herman Ronald Mauritz Panjaitan SH, berawal dari penangkapan Indra dan Feri, pada Kamis, 9 Mei 2019, lalu, di depan Hotel Raja, jalan umum Siantar- Saribu Dolok. Polisi Parlin Saragih dkk, mengamankan keduanya, dengan barang bukti sepaket sabu seberat 0,40 gram (bruto).

Diakui kedua terdakwa, jika sabu itu akan dijual kepada Zaenal (DPO) seharga Rp 200 ribu atas perintah Bulus. Lalu petugas melakukan pengembangan dan menangkap Irwandi als Bulus, di rumahnya bersama terdakwa, Ali Imran.

Petugas menyita 2 paket sabu seberat 0,29 gram, kaca pirex, bong, sendok dari pipet. Setelah Bulus dan Ali, dipertemukan dengan Indra dan Feri, keempatnya mengaku membeli sabu secara patungan dari terdakwa Eko, di jalan pasar pagi, seharga Rp.300 ribu.

Terdakwa Bulus yang bertransaksi dengan Eko, lalu sabu dibagi dan sesuai kesepakata akan dijual kepada Zaenal Rp 200 ribu. 

Tak sampai disitu, polisi membawa Bulus, mencari Eko, si penjual sabu dan ditangkap di rumahnya, dengan barang bukti, sepaket sabu seberat 0,39 gram (bruto).

Para terdakwa, dijerat dengan pasal 114 atau pasal 112 (1) UU RI No 35/2009 tentang narkotika.

Didampingi pengacara, Sintong Sihombing SH dari Posbakum PN Simalungun, terdakwa membenarkan dan tidak keberatan dengan dakwaan jaksa.

Untuk mendengarkan keterangan saksi-saksi, sidang dibantu Panitera Pengganti, Marthin SH MH, ditunda seminggu.

Penulis: ay. Editor: gun.