HETANEWS

Mohammed bin Salman Ungkap Alasan Tak Tahu Pembunuhan Khashoggi

Mohammed bin Salman, Putra Mahkota Arab Saudi. Sumber: Reuters/straitstimes.com

Jakarta, hetanews.com - Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS), menyangkal telah menjadi orang yang memerintahkan pembunuhan wartawan senior asal Arab Saudi, Jamal Kashogi. Dia pun menyebut pembunuhan terhadap Khashoggi adalah sebuah kesalahan dan akan berusaha kejadian ini tidak terulang lagi.

"Ini adalah sebuah kesalahan (pembunuhan Khashoggi) dan saya harus mengambil langkah-langkah supaya hal seperti ini tidak terjadi lagi dimasa mendatang," kata Mohammed bin Salman, seperti dikutip dari aljazeera.com.

Jamal Khashoggi, wartawan senior asal Arab Saudi yang tewas dibunuh pada 2 Oktober 2018. Sumber: POMED/cphpost.dk

Dalam wawancara CBS dalam tayangan 60 Minutes dan ketika ditanya bagaimana dia bisa tidak tahu akan ada pembunuhan terhadap Khashoggi? Mohammed bin Salman menjawab, ada tiga juta orang bekerja untuk Kerajaan Arab Saudi saat ini dan mustahil baginya membaca laporan kerja tiga juta pegawai itu setiap hari.

Khashoggi hampir setahun tewas dibunuh dalam sebuah operasi. Kendati menyangkal sebagai orang pemberi perintah pembunuhan terhadap Khashoggi, Mohammed bin Salman mengaku bertanggung jawab sepenuhnya atas apa yang terjadi karena dia adalah pemimpin Kerajaan Arab Saudi. Putra Mahkota itu memegang kekuasaan secara de facto di Arab Saudi.

Mohammed bin Salman menambahkan, dia bertanggung jawab atas apa yang terjadi karena pembunuhan itu dilakukan oleh sejumlah individu yang bekerja untuk Kerajaan.

Badan mata-mata Amerika Serikat CIA dan sejumlah negara barat lainnya sangat yakin Mohammed bin Salman telah memerintahkan pembunuhan terhadap Kashoggi, namun tuduhan itu berulang kali dibantah.

Sumber: TEMPO

Editor: tom.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.