HETANEWS

Jambret Tas, Dua Orang Terdakwa masih di Bawah Umur Dituntut 3 Bulan Penjara

ilustrasi jambret tas. (Int)

Siantar, hetanews.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU), Christianto, menuntut 2 terdakwa, masing- masing, EWDS (17), dan FWS (16), 3 bulan penjara, di Pengadilan Negeri (PN) Siantar, Senin (30/9/2019), sekira pukul 14.30 WIB.

Jaksa menyatakan, bahwa kedua terdakwa secara sah dan meyakinkan, bersalah melakukan tindak pidana "Pencurian dalam keadaan yang memberatkan", dengan melanggar pasal 363 ayat (1) ke-4 KUHAPidana sebagaimana dalam dakwaan.

Setelah mendengar tuntutan dari JPU, kedua terdakwa,  didampingi kuasa hukumnya, Erwin Purba, meminta kepada majelis hakim, M Nuzuli, agar memberinya waktu untuk membuat nota pembelaan (pledoi) secara tulisan untuk kedua terdakwa.

Dalam pemberitaan sebelumnya, bahwa pada hari Kamis,  5 September 2019, lalu, saksi Zahra Halifa, dengan memegang tas berwarna coklat, sedang berjalan kaki menuju gedung sekolah SMK Kesehatan.

Namun, pada saat saksi mendekati gedung sekolah tersebut, terdakwa EWDS yang diketahui berdomisili di Jalan Sadum, Kelurahan Bane, Kecamatan Siantar Utara, dengan FWS, yang berdomisili di Jalan H Ulakma Sinaga, Kelurahan Rambung Merah, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun dan Joy Lederik Lubis.

Dengan menggunakan sepeda motor matic tanpa plat nomor polisi, mendekati saksi Zahra dari belakang, dan tiba – tiba, Joy langsung mengambil tas milik saksi.

Dan pada saat kejadian tersebut, saksi sempat melihat gambar tato berbentuk matahari yang terletak di telapak tangan Joy.

Penulis: res. Editor: gun.