HETANEWS

4 Pelajar yang Ditangkap saat Demo di Medan Terindikasi Narkoba, Salah Satunya Masih SMP

Kasatresnarkoba Polrestabes Medan AKBP Raphael Sandy.

Medan, hetanews.com - Polrestabes Medan mengamankan 143 orang pascakericuhan aksi demo pelajar dan mahasiswa di Gedung DPRD Sumatera Utara pada Jumat (27/9/2019). Dari seratusan yang ditangkap, empat di antaranya terindikasi sebagai pengguna narkoba dan satu dinyatakan positif.

Ironisnya keempat orang tersebut berstatus sebagai pelajar. Salah satunya bahkan masih duduk di jenjang sekolah menengah pertama (SMP) dan tiga lainnya siswa SMK.

Kasatresnarkoba Polrestabes Medan AKBP Raphael Sandy mengatakan, dalam aksi demo ricuh tersebut aparat mengamankan 143 orang. Mereka kemudian menjalani tes urine dan uji labfor.

“Hari ini kami baru dapat hasil dari labfor jika ada tiga yang terindikasi narkoba dan satu positif,” ujar Raphael, Minggu (29/9/2019).

Karena para pelaku masih remaja, maka penanganannya dengan melibatkan orangtua. “Kami serahkan mereka kepada orangtua masing-masing. Dan orangtuanya juga telah sepakat agar anak-anaknya direhabilitasi,” katanya.

Menurutnya, kondisi ini sangat mengundang kprihatinan. Para pelajar yang memiliki masa depan cerah terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

“Tentu kami sangat prihatin. Apalagi seorang di antaranya masih pelajar SMP,” tuturnya.

Diketahui, massa pelajar dan mahasiswa menggelar aksi demo menolak RKUHP dan UU KPK di Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Jumat (27/9/2019).

Aksi yang awalnya tertib dan damai berujung pada penyerangan kepada aparat pengamanan. Seratusan orang pun diamankan dan ditemukan sejumlah senjata tajam hingga bom molotov dari tas milik seorang pelajar.

sumber: inews.id

Editor: sella.