HETANEWS.COM

Korem 022/PT Laksanakan Giat Serbuan Teritorial 2019, Ini Kata Bupati Asahan

Dandim 0208/As, Letkol Inf Sri Marantika Beruh, bersama pejabat Pemkab Asahan saat menyanyikan lagu Indonesia Raya, saat pembukaan acara serbuan teritorial, Kamis (26/9/2019) siang. (foto/ren)

Asahan, hetanews.com - Korem 022/PT menggelar acara serbuan teritorial dengan tema 'tingkatkan sinergitas TNI AD dengan segenap komponen bangsa', yang dipusatkan di Gedung Serbaguna, jalan Mahoni Kisaran, Kamis (26/9/2019) siang.

Kegiatan dihadiri Kasiter Korem 022/PT, Letkol Sutan Lubis, Asisten II Sekdakab Asahan, John Hardi Nasution, Dandim 0208/Ash, Letkol Inf Sri Marantika Beruh, Wakapolres Asahan, Kompol M Taufik, perwakilan BNN Asahan, OPD, Kabag, Camat, OKP, mahasiswa, pelajar dan undangan lainnya.

Bupati Asahan, H Surya dalam pidato tertulisnya, yang dibacakan Asisten II, menyampaikan ucapan selamat datang kepada rombongan dan para undangan lainnya.

"Kehadiran Bapak dan Ibu merupakan suatu kebahagiaan dan kehormatan bagi masyarakat Asahan. Masyarakat Asahan adalah masyarakat sosial, religius dengan budaya beragam dan kerukunan umat beragama terpelihara dengan baik, rukun dan damai dalam bingkai NKRI," ujar Jhon.

Lebih lanjut, John mengatakan, cara menolak radikalisme dengan mempelajari ajaran agama, kenali modus perekrutan dan gerakan radikal lainnya.

Selain itu, dia menegaskan untuk menolak bila diajak kajian yang dilakukan secara sembunyi sembunyi dan berdialog dengan yang lain bila mendapat materi yang tidak dimengerti.

Sementara itu, Danrem 022/PT, Kol R Wahyu Sugiarto dalam pidato tertulisnya yang dibacakan Kasiter, mengatakan, kegiatan ini dilatarbelakangi beberapa hal diantaranya fenomena kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang telah mengalami pergeseran yang signifikan dari sendi kehidupan.

Danramil 05/TT, Kapten Inf Salam Rambe bersama istri dan anak. (foto/ren)

"Ketidakmampuan mengelola serta pengaruh berkelanjutan politik kolonial (pecah belah) mengakibatkan terjadinya berbagai gejolak dan konflik yang membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa. Tercabutnya nilai nilai religius dan akar budaya, berkembangnya sikap primordialisme sempit, kesukuan, kedaerahan dan diskriminasi sara,"kata Lubis.

Masih kata perwira 2 melati ini, kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada seluruh masyarakat, khususnya pelajar dan mahasiswa bahwa NKRI memiliki ciri khas kebhinekaan ras, suka, budaya, dan agama dan kita bertekad satu bangsa, satu tanah air, satu bahasa Indonesia.

"Menguatnya rasa nasionalisme sebagai identitas dunia yang bermartabat. Menjaga dan memelihara persatuan dan kesatuan serta tegaknya NKRI. Menyegarkan kembali pemahaman empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara serta nilai - nilai sosial budaya. Meredam berkembangnya penonjolan sikap primordialisme sempit, kesukuan, kedaerahan dan mencegah disintegrasi bangsa," pungkas Lubis.

Terpisah, Danramil 05/TT, Kapten Inf Salam Rambe saat dimintai komentarnya mengatakan, kegiatan serbuan teritorial kali ini sangat berkesan baginya, karena pada saat bersamaan, sang istri tercinta bersama anak-anaknya dapat melihat dan menghadiri langsung acara tahunan tersebut.

"Ya kegiatan ini sangat berguna bagi kami di satuan infanteri. Selain itu kegiatan ini juga berdampak positif bagi masyarakat luas, khususnya bagi keluarga saya yang kebetulan saya ikut sertakan pada acara serbuan teritorial ini,"ujar perwira pertama ini dilokasi.

Penulis: rendi. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!