HETANEWS

Berstatus Tersangka, Posma Sitorus Masih Jabat Kadis, Pemko Pelihara Pejabat Korup?

Kasi Pidsus, Dostom Hutabarat. (foto/ay)

Siantar, hetanews.com - Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar terkesan masih memberdayakan pejabat meski berstatus tersangka korupsi.

Contohnya, Posma Sitorus saat ini masih menjabat sebagai Kadis Kominfo dan termasuk Acai Tagor Sijabat alias Acai.

Sebelumnya, Wali Kota Siantar mengatakan, jika belum menerima surat resmi dari Kejari Simalungun, terkait penetapan tersangka berstatus ASN itu (seperti diberitakan sebelumnya).

Kasi Pidsus Dostom Hutabarat SH yang dikonfirmasi wartawan, Kamis (26/9/2019), di ruang kerjanya mengungkapkan, pihaknya sudah memberikan surat penetapan tersangka secara resmi, sesuai permintaan Wali Kota.

"Kami sudah melayangkan surat ke Pemko Siantar, sesuai surat Wali Kota Pematangsiantar No.800/4058/VIII/2019 tanggal 9 Agustus 2019 yang meminta fotocopy penetapan tersangka/sprindik. Surat tersebut, kami balas dan dikirim, pada tanggal 12 Agustus 2019, dan diterima oleh salah seorang pegawai, H.Saragih, di BKD Pemko Siantar,"jelas Dostom.

Dikatakan Dostom, keduanya ditetapkan tersangka pengadaan smart city, berdasarkan Surat Perintah Penyidikan NO-PRINT 01.b/N.2.12/Fd.1/07/2019 dan Posma Sitorus dan SP Penyidikan No-PRINT 01.C/N.2.12/Fd.1/07/2009 an Acai Tagor Sijabat pada tanggal 10 Juli 2019.

Posma, sudah 2 kali diperiksa sebagai tersangka, sedangkan Acai sudah 3 kali, tegasnya.

Hari ini, Kamis (26/9/2019), keduanya juga memenuhi panggilan jaksa, terkait perkembangan kasus tersebut.

Menurut Dostom, tim jaksa terus melakukan penyidikan dan tidak tertutup kemungkinan akan ada tersangka lainnya.

Kasi Pidsus memastikan, jika kasus ini akan segera dilimpahkan, pada tahun ini juga. "Kita targetkan, tahun ini bisa dilimpahkan ke PN Tipikor,"katanya optimis.

Setelah selesai pemeriksaan, tim jaksa akan melakukan ekspos, menyusun rencana dakwaan (pemberkasan) tahap I.

Menyinggung besarnya kerugian yang dilakukan kedua tersangka, pihaknya sudah dua kali melakukan koordinasi dengan BPKP Sumut. Jadi tinggal menunggu hasilnya, ujarnya. "Semoga bisa cepat, agar berkas bisa dituntaskan", ungkapnya.

Penulis: ay. Editor: gun.