HETANEWS

Kericuhan Demonstrasi di Medan, 40 Mahasiswa Ditetapkan sebagai Tersangka

Sejumlah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Medan saat unjuk rasa di DPRD Sumut

Medan, hetanews.com - Sedikitnya 40 mahasiswa dari 55 orang yang diamankan dalam demonstrasi ricuh di depan Gedung DPRD Sumatera Utara ditetapkan sebagai tersangka. Sementara 15 lainnya tak terbukti dan telah dipulangkan polisi.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, penetapan tersangka demo ini setelah polisi melakukan gelar perkara.

"Hasil gelar perkara, 40 mahasiswa ditetapkan tersangka dan 15 lainnya kami pulangkan karena berstatus saksi," ujar Tatan, Kamis (26/9/2019).

Tatan merinci, ke-15 orang yang dipulangkan terdiri atas 13 mahasiswa dan dua warga sipil. "Mereka hanya spontan ikut dalam aksi unjuk rasa," katanya.

Menurutnya, ke-40 mahasiwa yang ditetapkan sebagai tersangka memiliki peran yang berbeda-beda. Mereka pun disangkakan atas pasal berbeda, tergantung perannya masing-masing.

“Para tersangka ini dijerat pasal beragam. Mulai dari Pasal 200 ayat 1 subsider Pasal 160, Pasal 170 KUHP dan Pasal 214 subsider Pasal 212 subsider Pasal 213 dan 218 KUHPidana," ucapnya.

Sebelumnya, demonstrasi mahasiswa ricuh di Kota Medan pada Selasa (24/9/2019). Massa melempari batu ke Gedung DPRD di Jalan Imam Bonjol sehingga polisi menembakkan gas air mata.

Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto mengatakan, kericuhan pada demonstrasi ini diduga disusupi seorang yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) atas kasus terorisme berinisial RSL. Pelaku DPO tersebut turut ditangkap polisi.

sumber: inews.id

Editor: sella.