HETANEWS.COM

Kisruh di Wamena Ditumpangi Kelompok Separatis

Ilustrasi Rusuh Papua

Jakarta, hetanews.com - Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Candra Dianto menjelaskan duduk perkara kisruh di Wamena. Candra menyebut kerusuhan itu ditumpangi Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB).
 

TNI terlibat baku tembak dengan KKSB di sekitar Pasar Baru, Wamena, siang tadi. "KKSB menggunakan pistol dan laras panjang. Perkiraan sekitar tiga pucuk," kata Candra seperti dilansir dari Antara, Selasa 24 September 2019.
 
Dia menyebut, ada 1.300 personel pengamanan yang terdiri dari TNI dan Polri disiagakan di Jayawijaya. Mereka akan melaksanakan kegiatan patroli malam ini.

"Sudah didatangkan kurang lebih 100 orang personel tambahan," katanya.
 
Dalam kisruh siang tadi, Candra menyebut belasan orang meninggal dunia. Rinciannya yakni satu warga asli Papua dan 16 warga pendatang.
 
"Satu sudah dibawa keluarga. 16 masih di ruang jenazah RSUD," kata Candra.
 
Data terakhir aparat keamanan juga menyebutkan sebanyak 66 orang mengalami luka-luka dan dirawat di RSUD Wamena.
 
"66 orang saat ini luka kena bacok, panah, rekoset sedang dilakukan tindakan medis," katanya.
 
Aparat TNI/Polri masih akan melakukan evakuasi pada Selasa (24/9), sebab diduga masih ada korban lain yang belum dievakuasi.
 
"Evakuasi akan kita lakukan besok sebab ada ruko/rumah yang dibakar, belum kita lakukan pemeriksaan," katanya.

Sumber: medcom.id

Editor: tom.