HETANEWS

Tertekan, Rupiah Sesi Pagi Bergerak di Rp14.078 per Dolar AS

Kurs rupiah melemah.

AS, hetanews.com - Nilai tukar rupiah di pasar spot pada perdagangan, Senin (23/9/2019) pagi melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Garuda terpantau berada di level psikologis Rp14.000 per dolar AS.

Data Bloomberg pukul 10.06 WIB menunjukkan, rupiah terdepresiasi 23 poin atau 0,16 persen menjadi Rp14.078 per dolar AS dari posisi pekan lalu Rp14.055 per dolar AS. Laju pergerakan harian rupiah tercatat Rp14.069-14.079 per dolar AS dengan level pembukaan di Rp14.072 per dolar AS. 

Yahoo Finance mencatat, rupiah melemah 20 poin atau 0,14 persen menjadi Rp14.070 per dolar AS dari sesi terakhir sebelumnya Rp14.050 per dolar AS. Saat dibuka, rupiah diperdagangkan di Rp14.050 per dolar AS dengan rentang pergerakan harian Rp14.016-14.081 per dolar AS.

Berdasarkan laporan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah menguat 8 poin menjadi Rp14.077 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.085 per dolar AS.

Sebagai informasi, kurs dolar AS bergerak datar terhadap mayoritas mata uang di tengah kemajuan pembicaraan perdagangan antara AS dengan China. 

Mengutip Reuters, Senin (23/9/2019), sebuah kesepakatan perdagangan AS-China tampaknya tak terjadi dalam waktu dekat. Pasalnya, Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengatakan tidak mencari kesepakatan parsial, dan para pejabat Tiongkok kemudian membatalkan kunjungannya ke pertanian AS.

Namun, kedua belah pihak kemudian menerbitkan pernyataan positif, di mana perundingan digambarkan berjalan produktif dan konstruktif. Selain itu, pembicaraan yang menghadirkan pejabat otoritas tinggi dua negara tetap berjalan pada Oktober nanti. 

Terhadap enam mata uang, dolar AS bergerak datar di 98,500 dan tetap stabil di 1,1017 dolar AS per euro. Greenback menguat terhadap yen safe-haven, tetapi melemah terhadap dolar Australia dan Selandia Baru.

Dolar AS menguat 0,1 persen terhadap yen, atau setara 107,70 yen. Sementara itu, dolar AS terhadap dolar Australia dan Selandia Baru, diperdagangkan di 0,6768 dolar AS dan 0,6268 dolar AS.

Pound Inggris bertahan di 1,2476 dolar AS setelah melemah dari level tertinggi dua bulan pada Jumat ketika menteri luar negeri Irlandia mengatakan, Inggris dan Uni Eropa belum dekat dengan kesepakatan Brexit.

Yuan China menguat 0,2 persen menjadi 7.1025 per dolar AS, meskipun pasar mengharapkan banyak reli. "Pada titik tertentu hal-hal fundamental akan mengambil alih," kata Mathan Somasundaram, ahli strategi di pialang Blue Ocean Equities di Sydney. 

sumber: inews.id

Editor: sella.