HETANEWS

Isak Tangis Sambut Jenazah Siswi SMA yang Tenggelam di Danau Toba

Jenazah Putri tiba di rumah duka. Foto: hza

Siantar, hetanews.com - Jenazah Putri Margaret Sinambela (17), siswa SMAN 1 Siantar yang tewas tenggelam di perairan Danau Toba, tiba di rumah duka di Jalan Mangga, Minggu, 22 September 2019..

Jenazah korban yang berada di dalam peti dibawa menggunakan mobil ambulan lalu kemudian digotong masuk ke dalam rumah. Disini, isak tangis keluarga dan tetangga pecah menyambut pelajar kelas XI IPA 6.

Salah seorang tetangga korban, Mery (45) menyampaikan, bahwa keseharian korban ditempat tinggalnya merupakan anak yang baik serta ceria. Tetangga lain bermarga Purba tetangga korban menyampaikan Putri anak tunggal.

"Ibunya bernama Netty Sidabutar, kalau si Putri ini anak sematang wayang. Yang kami dengar, saat masih di dalam kandungan, ayah si Putri ini pergi dan kami tidak mengenalnya," ujarnya.

Sebutkanya lagi, korban bersama ibunya menetap di rumah nenek dari ibunya tersebut.

Terpisah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana, Albiner Panjaitan ketika ditemui di rumah duka menyampaikan, kurang lebih ada 400 Siswa/Siswi yang ikut. Ini merupakan kegiatan resmi dari sekolah.

"Acara Parjusami (Perkemahan Jumat, Sabtu dan Minggu) itu berlangsung tiga hari sejak pada Jumat. Ini kita lakukan dan siswa/siswi mendapat persetujuan dari orang tua. Karena kami sudah membuat surat edaran kepada orang tua ditandatangani dan diberikan ke sekolah," ujarnya.

Selain itu juga, Albiner menyampaikan kegiatan tersebut  juga didampingi oleh guru, kepala sekolah ditambah ada pembina dari ada 13 organisasi yang berangkat.

"Acara ini sudah empat tahun dilaksanakan secara berturut-turut di lokasi yang sama. Selama tiga tahun tidak terjadi apa-apa dan baru kali ini ada siswi kita yang meninggal," ucapnya.

"Sebenarnya bukan kurang pengawasan, kalau kita pikirkan dan kalau sudah nahas saja menurut pemikiran kami. Saya sempat meneteskan air mata dan SMAN 1 Siantar merasa berduka atas kejadian ini," pungkasnya.

Kegiatan Perjusami bertempat di komplek Pantai Penginapan Jordan Kampung Jambu, Kelurahan Parsaoran Ajibat, dikoordinir langsung Kepala Sekolah SMA Negri 1 Bona Sihombing bersama dengan 19 orang guru pendamping.

Kejadian naas terjadi pada saat kegiatan berlangsung dimana kelompok korban berjumlah sekitar 15 orang bergeser ke sebelah pinggir pantai yang lokasinya mirip seperti lembah. Sejumlah anggota kelompok dikabarkan sempat tenggelam sehingga dilakukan penyelamatan.

Selengkapnya: Sedang Melakukan Kegiatan OSIS, Siswi SMA 1 Siantar Dikabarkan Menghilang Di Danau Toba

Penulis: hza. Editor: bt.