HETANEWS

Kejari Tebingtinggi Amankan Kasi Pidsus Gadungan

Petugas kepolisian ketika hendak membawa pelaku pemerasan (tengah) ke Polres Tebingtinggi. (foto/rps)

Tebingtinggi, hetanews.com - Peras Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan mengaku sebagai Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus), Indra Syahbudin Saragih, warga Jalan Ir H Djuanda, Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi, akhirnya diamankan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tebingtinggi.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tebingtinggi, Mochamad Novel SH, MH, didampingi Kasi Pidsus, Chandra Syahputra SH dan Kasi lainnya, Jumat (20/9/2019), menjelaskan, bahwa dalam menjalankan aksinya, pelaku kerab mengaku sebagai Kasi Pidsus  Kejari Tebingtinggi dan melakukan pemerasan, di lingkungan SKPD Kota Tebingtinggi.

“Pelaku telah berhasil kita tangkap dan kini pelakunya sudah kita serahkan ke pihak Polres Tebingtinggi,"terang Kajari.

Diungkapkan Kajari, bahwa pelaku Indra Syahbudin Saragih, tertangkap tangan oleh tim intelijen dan Kasi Pidsus Kejari Tebingtinggi, pada hari Rabu (18/9/2019) lalu, di Jalan KF Tandean Kota Tebingtinggi, saat pelaku melakukan pemerasan, terhadap Kepala Dinas Kominfo Pemko Tebingtinggi.

"Sebelumnya, pelaku Kasi Pidsus gadungan ini, meminta sejumlah uang kepada Kepala Dinas (Kadis) Kominfo Pemerintah Kota Tebingtinggi, dengan alasan untuk keperluan kegiatan di Kejari Tebingtinggi. Dan setelah kita mendapat informasi tersebut, kita langsung melakukan penyergapan saat akan dilakukan transaksi di Jalan KF Tandean,"jelasnya.

Setelah pihak Kejaksaan menginterogasinya, pelaku Indra Syahbudin Saragih mengakui semua perbuatannya, dan tidak hanya di Dinas Kominfo saja, pelaku juga mengaku melakukan pemerasan terhadap beberapa SKPD lainnya.

Bahkan, pelaku juga mengakui pernah dan berhasil melakukan pemerasan terhadap Kadis Kesehatan Pemkab Serdang Bedagai, dengan modus yang sama, yakni mengaku sebagai Kasi Intelijen Kejari Serdang Bedagai.

"Perbuatan pelaku telah memcoreng nama baik Kejari Tebingtinggi dan dengan tertangkapnya pelaku pemerasan ini, membuktikan, bahwa Kejari tidak pernah meminta uang ke SKPD Pemko Tebingtinggi. Jika masih ada oknum yang mengaku dari Kejaksaan meminta uang kepada SKPD, supaya segera dilaporkan,"pinta Kajari, Mochamad Novel.

Penulis: rps. Editor: gun.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.