HETANEWS

Dirut PT Satwa Karya Prima Dituntut 3,6 Tahun Bui

Terdakwa berjalan di belakang pengacara, Martin O Simanjuntak SH, usai pembacaan tuntutan. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Direktur PT Satwa Karya Prima (SKP), Ivan Luhut Pangondian L Tobing (45), dituntut hukuman 3,6 tahun penjara oleh jaksa, Augus Vernando SH, di PN Simalungun, Kamis (19/9/2019).

Menurut jaksa, Sarjana Peternakan ini, terbukti  menggelapkan ternak babi, yang mengakibatkan kerugian pada perusahaan hingga Rp.395.343.000.

Terdakwa, yang tinggal di kompleks Stella Residence Medan, selaku direktur,  bertanggungjawab di beberapa peternakan, yang terletak di Nagori Girsang Sipangan Bolon, Huta Raja, Purba dan Sondi Raya milik PT SKP.

Tapi terdakwa tidak dapat mempertanggungjawabkan hilangnya ternak dari kandang.

Jumlah stok ternak, dengan penjualan dan juga jumlah ternak yang mati tidak sesuai.

Terdakwa, diduga telah menjual ternak tanpa seizin perusahaan. Perbuatan terdakwa, diketahui setelah tim audit melakukan pemeriksaan, pada tanggal 18 hingga 26 Juli 2017. Jaksa, mempersalahkan terdakwa dengan pasal 372 Jo pasal 74 KUH Pidana.

Atas tuntutan jaksa, terdakwa didampingi pengacara, Martin O Simanjuntak SH akan membuat nota pembelaan (pledoi) secara tertulis. "Kami akan membuat nota pembelaan secara tertulis,"kata Martin.

"Untuk memberi kesempatan terdakwa membuat nota pembelaan, sidang ditunda hingga Selasa, 1 Oktober 2019 mendatang,"kata ketua majelis hakim, Hendrawan Nainggolan SH.

Penulis: ay. Editor: gun.