HETANEWS

Pria Bernama Adi Pitono Ini Diganjar 7 Tahun karena Jual Sabu

Terdakwa meninggalkan ruang sidang, usai dibui 7 tahun. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Terdakwa Adi Pitono als Empit (35), divonis 7 tahun penjara, denda Rp.1 Milyar, subsider 3 bulan penjara oleh majelis hakim, pimpinan Hendrawan Nainggolan SH, di PN Simalungun, Kamis (19/9/2019).

Putusan hakim tersebut, konform (sama) dengan tuntutan jaksa, Sari Ramadhani Lubis.

Warga Huta V, Nagori Bandar Jawa, Kecamatan Bandar ini, dinyatakan terbukti sebagai penjual sabu seberat 1,62 gram (bruto).

Dari penangkapan terdakwa, pada Kamis, 28 Maret 2019 lalu, di rumahnya, petugas menyita barang bukti, 7 paket sabu, 22 plastik klip dan timbangan digital warna hitam. Sabu sebanyak itu, diakui terdakwa, dibeli dari Mawan (DPO), dengan siatem laku bayar, seharga Rp 1 juta.

Awalnya, terdakwa menerima sepaket sabu dan dibagi menjadi 9 paket untuk dijual. Dua paket lainnya, dijual kepada Hardiansyah Putra als Dian (divonis 6 tahun).

Adi Pitono, ditangkap berdasarkan pengakuan Dian yang lebih dulu ditangkap petugas, dengan barang bukti sepaket sabu. Sabu yang disita dari Dian, diakui dibeli dari terdakwa Adi.

Atas putusan majelis hakim tersebut, terdakwa didampingi pengacara, Sintong Sihombing SH dari Posbakum PN Simalungun, menyatakan pikir-pikir. Persidangan, dibantu panitera, Jonni Sidabutar SH, dinyatakan selesai dan ditutup.

Penulis: ay. Editor: gun.