HETANEWS.COM

Warning!!! Alsintan yang Tidak Efektif Penggunaannya Terancam Ditarik dari Poktan

Ilustrasi Alsintan.

Samosir, hetanews.com – Pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir, pada perayaan Hari Jadi Kabupaten Samosir, pada 27 Februari 2019 lalu, telah memberikan Alat Mesin Pertanian (Alsintan), berupa handtractor dan pompa air, yang berasal dari Kementrian Pertanian RI dan Pemerintah Provinsi Sumetara Utara (Pemprovsu), kepada para Kelompok Tani (Poktan) yang tersebar di wilayah Kabupaten Samosir.

Namun, enam bulan pasca pemberian bantuan itu, ternyata ada ditemukan beberapa Poktan, yang tidak menggunakannya, untuk memudahkan dan meningkatkan hasil pertanian, para petani dalam Poktan tersebut.

Hal itu dibenarkan Kadis Pertanian Samosir, Viktor Sitinjak, ketika dikonfirmasi wartawan, pada Rabu (18/9/2019), di Kantor Dinas Pertanian, komplek Perkantoran Parbaba, Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.

“Berdasarkan monitoring dan laporan dari penyuluh pertanian lapangan (PPL) kami, ditemukan ada beberapa poktan yang tidak memanfaatkan alsintan secara optimal. Sudah kita data dan akan kita tarik. Dan akan kita berikan kepada poktan yang lain yang membutuhkannya," ujar Viktor Sitinjak.

Menurutnya, Dinas Pertanian Samosir, mempunyai dasar melakukan penarikan atas Alsintan tersebut.

Karena sebelum penyerahannya, setiap Poktan telah menandatangani fakta integritas.

"Apabila tidak memanfaatkan, sesuai dengan ketentuan, maka Dinas Pertanian berhak menariknya dan mengalihkannya kepada poktan yang membutuhkannya, dan kita sudah surati seluruh poktan,"tegas Viktor mengingatkan.

Dinas Pertanian, dalam melakukan pengawasan penggunaan Alsintan tersebut, dibantu 43 orang petugas PPL, yang dipimpin BPP (Badan Penyuluh Lapangan), di seluruh wilayah Samosir.

Mantan Kadis Koperindag Samosir ini, mengaku, ketika memimpin Diskoperindag  Samosir, telah melakukan penarikan alat-alat yang diberikan kepada warga, yang berasal dari Pemkab Samosir, karena tidak digunakan pengrajin.

"Ketika saya sebagai Kadis Koperindag, saya pernah menarik alat penggonceng kacang di Nainggolan. Karena tidak dimanfaatkan, langsung kami tarik dan tidak sampai seminggu, langsung ada permohonan yang meminta, kami berikan," tegasnya. 

Penulis: stm. Editor: gun.