HETANEWS

Kejari Naikkan Status Penyidikan Dugaan Korupsi Kadis PRKPP Samosir

Ilustrasi septic tank komunal. (Int)

Samosir, hetanews.com – Pihak Kejaksaan Negeri  (Kejari) Samosir, meningkatkan status hukum dari penyelidikan, menjadi penyidikan, terhadap dugaan tindak pidana korupsi, dalam pembangunan sarana sanitasi septic tank komunal, pada Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PRKPP) Kabupaten Samosir.

Seperti diketahui, kegiatan itu bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2018, dengan total nilai kegiatan Rp.4.600.000.000,- (empat milyard enam ratus juta rupiah), yang dibangun di 13 (tiga belas) Kelurahan/Desa, di wilayah Kabupaten Samosir.

Menyikapinya, Kepala Dinas PRKPP, Marang Situmorang mengatakan, pihaknya tetap menghormati proses hukum, yang sedang dilakukan Kejari Samosir.

"Kita menghormati proses hukum yang sedang dilakukan Kejari Samosir terhadap dugaan itu, dan kami tetap akan kooperatif, terhadap semua proses yang memerlukan kehadiran kami," ujar Marang Situmorang, ketika dikonfirmasi Wartawan, pada Rabu (18/9/2019), di ruang kerjanya, komplek Perkantoran Parbaba, Pangururan, Kabupaten Samosir.

Baca juga: Dinas PRKPP Samosir Kena Bidik Dugaan Korupsi Pembangunan Septic Tank

Menurutnya, pada dasarnya lembaga yang dipimpinnya sudah berusaha melakukan pekerjaan terebut, sesuai SOP yang ada. " Dan bila nantinya sudah keluar hasil pemeriksaan dan rekomendasi APIP (Inspektorat Daerah), kami siap melaksanakannya,"tambahnya.

Sementara, Kepala Inspektorat Kabupaten Samosir, melalui Irban I, Jonny Sitanggang mengatakan, bahwa surat Kejari Samosir tersebut, sudah diterima pihaknya.

"Benar, kita sudah terima surat permintaan dari Kejari Samosir untuk melakukan pemeriksaan, terkait perhitungan kerugian negara. Kita sudah langsung membentuk tim untuk melakukan pemeriksaan penelitian, terhadap indikasi dugaan kerugian negara tersebut, seperti permintaan lembaga kejaksaan dan sedang dalam proses. Bila sudah selesai akan kita serahkan langsung LHP (Laporan Hasil Pemeriksaan) itu, kepada Kejaksaan Negeri Samosir," ujar Jonny Sitanggang.

Sebelumnya diberitakan, Kasi Intel Kejari Samosir, Aben Situmorang, ketika dikonfirmasi Wartawan, di ruang kerjanya, Selasa (17/9/2019) membenarkan, pihaknya melakukan peningkatkan status hukum dari penyelidikan menjadi penyidikan terhadap dugaan tindak pidana korupsi dalam pembangunan sarana sanitasi septic tank komunal, pada Dinas PRKPP Samosir tersebut.

"Benar, penyelidikan atas kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam pembangunan sarana sanitasi septic tank komunal pada Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PRKPP) Kabupaten Samosir yang telah kami lakukan sejak bulan Mei tahun 2019 lalu dan telah kami tingkatkan ke tahap penyidikan, berdasarkan surat perintah penyidikan, tanggal 29 Agustus 2019," ujar Aben Situmorang yang didampingi Kasi Pidsus Kejari, Antonius Ginting SH MH. 

Penulis: stm. Editor: gun.