Tobasa, hetanews.com - Pendaftaran bakal calon (Balon) Kepala Desa (Kades) untuk mengikuti Pilkades serentak di Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), berlangsung hari ini, Selasa (17/9/2019).

Seperti diketahui, pihak Pemkab Tobasa, membuka pendaftaran di 15 kecamatan, yang akan melaksanakan pesta demokrasi tingkat desa tersebut, pada 5 Desember 2019 yang akan datang.

Dan para pengurus P2KD, pada tanggal 11 September 2019 lalu juga telah mengikuti bimtek, agar tidak salah dalam melakukan verifikasi data.

Kepanitian P2KD ini, masing - masing desa terdiri dari  7 sampai 9 orang, dan honor mereka nantinya, akan diberikan hanya selama 2 bulan saja.

Adapun syarat bagi calon Kades, minimal pendidikan SMP, usia minimal 25 tahun,  dan masing - masing calon Kades, yang akan bertarung maksimal sebanyak 5 orang saja per desa, karena itu sudah ditetapkan oleh Pemkab Tobasa.

Asisten I Pemkab Tobasa, Harapan Napitupulu SH.

Asisten I Pemeritahan, Harapan Napitupulu  SH, ketika disambangi  ke ruang kerjanya mengatakan, “Kita berharap muncul pemerintahan desa yang betul - betul memiliki kredibilitas yang baik di tengah - tengah masyarakat. Untuk itu, bagi warga kabupaten Toba Samosir, mari kita menyelenggarakan Pilkades ini sebaik – baiknya, agar dapat memunculkan pemimpin yang betul - betul baik kedepannya,”harapnya.

Masih katanya, pihaknya juga memghimbau seluruh warga Toba Samosir, agar memberikan perhatian, sehingga tahapan yang sudah ada dapat terlaksana dengan baik dan Pilkades nantinya, dapat dijalankan secara demokratis.

Hal yang sama disampaikan Rajiun Tampubolon, Plh. Kabid Pemeritahan Desa.

Dikatakan, biaya Pilkades  sudah dianggarkan dari dana APBD  Tobasa dengan biaya bervariasi yang disesuailan dengan daftar pemilih tetap (DPT) di desa tersebut, yang mulai dari Rp. 19.000.000, Rp. 20.000.000, Rp. 22.000.000, dan Rp. 24.000.000.

Dalam hal ini, tahapan pemilihan Pilkades akan dilakukan sebanyak 27 tahapan, sampai masa tenang, dan harus diikuti oleh semua peserta calon Kades.