HETANEWS

Seorang Balita dan 2 Orang Warga Sihaporas Mengalami Tindak Kekerasan

Desa Sihaporas 8 November 2018.

Simalungun, hetanews.com - Masyarakat Adat Sihaporas meminta Polres Simalungun mengusut tuntas dugaan tindak kekerasan terhadap seorang anak dan dua warga lainnya. Pasalnya, korban tersebut mengalami kekerasan saat berhadapan dengan pihak PT. TPL.

Kejadian berawal saat masyarakat adat Sihaporas, Kecamatan Pematang sidamanik melakukan penanaman benih jagung dan bergotong royong di wilayah tanah adat Sihaporas, Senin (16/9/2019) pagi sekira pukul 08.30 WIB.

"Wilayah adat tersebut sudah turun temurun dikuasai oleh leluhur mereka sampai ke generasi saat ini," tulis Ketua AMAN Tano Batak, Roganda Simanjuntak, melalui keterangan tertulisnya, Selasa (17/9/2019).

Selanjutnya, kata dia, disaat masyarakat sedang beraktifitas menanam jagung, tiba-tiba pihak PT Toba Pulp Lestari [TPL] yang dipimpin saat itu oleh Humas TPL Sektor Aek Nauli inisial BS, menghampiri mereka dan melarang untuk menanam benih jagung. 

Kemudian ada petugas PT. TPL yang merampas paksa cangkul, serta berlanjut memukul warga dan mengenai seorang balita berumur 3 tahun, bernama Mario Ambarita. Saat itu Mario yang sedang digendong orangtuanya ikut mendapat pukulan. 

Sementara warga lain berusaha menyelamatkan anak yang sudah terkapar juga ayahnya akibat terkena pukulan. Oleh warga pun segera melarikan anak balita tersebut untuk mendapatkan pertolongan ke Puskesmas Sidamanik. 

Demikian juga dengan ayahnya dan seorang warga lainnya. Karena diduga akibat tindakan represif dari pihak PT. TPL yang terjadi secara spontanitas terhadap warga. 

Oleh warga pun mengadukan tindakan Humas PT. TPL tersebut ke Polsek Sidamanik. Tetapi oleh Polsek Sidamanik menyarankan untuk membuat pengaduan langsung ke Polres Simalungun. 

Informasi yang dihimpun hingga Selasa sore, warga tanah adat Sihaporas sedang membuat laporan pengaduan ke Polres Simalungun, di Pamatang Raya, Kabupaten Simalungun. Korban melakukan visum.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak TPL atas peristiwa yang terjadi pada Senin kemarin itu.

Baca juga: PA GMNI Sumut: Toba Pulp Lestari Harus Ditutup

Penulis: gee. Editor: edo.