HETANEWS

Siram Suami dengan Air Panas, IRT Ini Minta Dikeluarkan Usai Dituntut 7 Bulan

Mak Eka, terdakwa kekerasan dalam rumah tangga. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Ramian Situngkir als Mak Eka (46), seorang istri yang nekat menyiram air panas kepada suaminya, dituntut 7 bulan penjara, dikurangi masa tahanan sementara yang telah dijalani.       

Ancaman hukuman itu, dibacakan jaksa Ade Jaya Ismanto SH, di PN Simalungun, Selasa (17/9/2019). Jaksa menyalahkan terdakwa, dengan Pasal 44 (1) UU No.23/2004 tentang penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).         

Atas tuntutan jaksa tersebut, terdakwa  Ramian, warga Simpang Panglong Parik Sabungan, Kecamatan Dolok Pardamean ini, minta agar dirinya segera dipulangkan. "Sudahlah pak, biarlah pulang aku,"kata terdakwa, di depan majelis hakim, Roziyanti SH, Justiar Ronald SH dan Aries Ginting SH.       

Hakim pun tersenyum dan mengatakan "apa permohonanmu,"kata Roziyanti. "Saya mohon hukuman saya diringankan, saya menyesal, “katanya. Untuk pembacaan putusan, sidang dibantu panitera, Jonathan Sinaga SH, ditunda seminggu.        

Menurut tuntutan jaksa, terdakwa terbukti menyiramkan air panas kepada suaminya, Durrahman Simarmata, pada Sabtu, 25 Mei 2019, pukul 0.7 00 WIB. Pagi itu, terdakwa meminta uang kepada suaminya, untuk biaya membaptis cucu mereka.         

Tapi tidak diberi korban dengan mengatakan  " Belum ada uangku, nantilah 2 minggu lagi kalau jagung kita sudah panen,”kata korban sambil berjalan masuk ke kamar mandi yang pintunya tidak dikunci. Lalu terdakwa menyiramkan air panas yang baru mendidih ke bagian punggung suaminya itu, sebanyak tiga kali hingga korban mengalami luka bakar, di tubuhnya.            

Suaminya luka, sesuai hasil visum, dr Ruth Imelda  Siagian VER: No 744/446/2019 tgl 28 Mei 2019, di RSU Daerah Tuan Rondahaim Pematang Raya yang menyimpulkan, pundak, lengan  kiri dan dada kiri korban mengalami luka bakar.         

Penulis: ay. Editor: gun.