HETANEWS

Diduga 2 Napi Ini Dapat Sabu dari Seorang Wanita yang Disembunyikan di Dubur

Kedua narapidana yang terlibat akan mengedarkan Narkoba didalam Lapas Kelas II B Tanjungbalai. (foto/ferry)

Tanjungbalai, hetanews.com - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Tanjungbalai, berhasil menggagalkan penyelundupan Narkoba, yang di bawa oleh pengunjung, dengan mengamankan dua orang narapidana.

Kalapas Kelas II B Tanjungbalai, Jayanta, yang dikonfimasi melalui Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Monang Saragih, membenarkan kejadian tersebut.

Kedua napi yang diamankan, yakni, Zunaidi (41)  dan Arwansyah Lubis (42), pada Senin (16/9/2019) lalu, sekira pukul 10.30 WIB, ucap Monang Saragih.

Menurutnya, petugas mendapat informasi, bahwa akan ada pengunjung yang mencoba untuk  menyelundupkan narkoba  kedalam Lapas dan selanjutnya petugas pun melakukan pemeriksaan ketat, terhadap pengunjung saat itu.

Zunaidi, diamankan di Pintu Pos Pengamanan I, saat akan memasuki blok huniannya, usai mendapat kunjungan dan bertemu seseorang, di kantin Lapas.

Dari saku celana sebelah kanannya, petugas menemukan 2  bungkus plastik klip berles merah, yang  berisi sabu seberat  28,21 gram, yang dibalut dengan lakban hitam.

Selanjutnya, petugas Lapas berkordinasi dengan Satres Narkoba Polres Tanjungbalai untuk proses pengembangan dan berhasil meringkus narapidana, bernama Arwansyah Lubis.

Barang bukti Narkoba yang disita petugas Lapas Kelas II B Tanjungbalai. (foto/ferry)

"Zunaidi mendapat narkoba tersebut dari Arwansyah Lubis, dan narkoba tersebut diperoleh Arwansyah dari Pengunjung,"sebut Kepala KPLP.

Monang Saragih menolak dikatakan lemah dalam pengawasan terhadap pengunjung yang masuk.

Karena menurutnya, petugasnya telah melaksanakan pemeriksaan, sesuai dengan Prosedure Standard Operational (SOP), seperti melalui mesin XTray dan juga pemeriksaan badan.

Namun, ia menduga dan berkeyakinan, bahwa sabu tersebut diselundupkan oleh seorang wanita yang berinisial ES, dengan cara dimasukkan ke dalam duburnya.

Hal ini beralasan dan dari hasil  keterangan beberapa petugas Tampin, kata Kepala KPLP ini yang  melihat ES masuk kedalam kamar mandi dan setelah itu, bertemu dengan Arwansyah Lubis.

"Saat itu, ES berkunjung bersama seseorang lelaki yang berinisial JO, warga Kampung baru, Tanjungbalai. Dan hal ini telah diakui oleh tersangka, Arwansyah Lubis setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas Satres Narkoba Polres Tanjungbalai,"ungkapnya.

Sepasukan petugas Satres Narkoba melakukan pengecekan melalui CCTV di dalam Lapas dan selanjutnya melakukan pencarian terhadap JO, di rumahnya, namun JO tidak berada di rumah.

Menurut sumber, bahwa JO ini, merupakan residivis yang baru saja keluar dari Lapas Tanjungbalai, sehingga mengetahui keadaan di dalam Lapas tersebut.

Kapolres Tanjungbalai, AKBP Irfan Rifai, membenarkan telah menerima limpahan dua orang narapidana dari Lapas Kelas II B Tanjungbalai, terkait kasus Narkoba.

Kedua napi tersebut, beserta barang bukti, langsung dibawa ke Sat Res Narkoba Polres Tanjungbalai untuk proses penyidikan lebih lanjut, ujar AKBP Irfan Rifai.

Penulis: ferry. Editor: gun.