HETANEWS

Susi Pudjiastuti: Jangan Buang Sampah Sembarangan ke Danau Toba

Susi Pudjiastuti, saat menghadiri acara Karnaval Pesona Danau Toba 2019 ke-4, di Balige, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Sabtu (14/9/2019), lalu.

Tobasa, hetanews.com - Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti, membuka acara Karnaval Pesona Danau Toba 2019 ke-4, di Balige, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Sabtu (14/9/2019), lalu.

Para pengunjung tampak antusias mengikuti pembukaan karnaval yang mengangkat thema ‘Ulos Dalam Bingkai Adat dan Kostum’ tersebut. 

Dan tak sedikit yang ingin menyalami Susi Pudjiastuti, yang dikenal berani dan tegas dalam menindak kapal pencuri ikan di perairan Indonesia, bahkan sudah banyak yang ditenggelamkannya.

Pantauan wartawan, kegiatan ini dikuti oleh beberapa peserta dari Pemprovsu, yang menampilkan mobil hias bernuansa budaya dari berbagai suku di Sumatera, Utara.

Bupati Tobasa, Ir Darwin Siagian dalam sambutannya menyampaikan, acara Karnaval Pesona Danau Toba ini, sudah menjadi destinasi pariwisata go internasional.

“Badan UNESCO PBB telah mengakui Danau Toba menjadi geopark dunia yang akan disahkan di Paris, pada April 2020 mendatang,” katanya.

Sedangkan Direktur Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT), Arie Prasetio mengatakan, kegiatan Karnaval Pesona Danau Toba kali ini, juga diliput wartawan dari luar negeri, seperti Fhilipina dan Timor Leste.

“Mereka turut meliput kegiatan event yang besar ini ke media mereka,” terang Arie.

Menurut Arie, dalam mendukung kelancaran Otorita Danau Toba, akan dibangun infrastruktur jalan tol Medan-Parapat.

“Jadi, waktu tempuh yang sebelmunya 4 jam, Medan-Parapat, nantinya akan dapat ditempuh dalam 2-3 jam saja,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti mengatakan, Danau Toba adalah misteri yang luar biasa dan merupakan anugerah yang patut disyukuri.

Menteri Susi juga mengajak seluruh masyarakat sekitar danau untuk menjaga kebersihan air danau.

“Jangan membuang sampah, apalagi sampah plastik, sebab plastik itu tidak akan dapat hancur bahkan sampai sepuluh tahun lamanya,” katanya.

Dia juga meminta para Bupati se-kawasan Danau Toba agar membuat Perda, larangan buang sampah sembarangan apalagi ke Danau Toba.

“Sebab, jika ada turis menemukan sampah plastik saat melakukan kegiatan di danau, ini dapat mengurangi niatnya untuk datang kembali berwisata ke Danau Toba,” sambung Susi.

“Tapi, kalau kita menjaga kebersihan air dan menghilangkan kebiasaan buruk dengan tidak lagi buang sampah ke Danau Toba, maka para turis akan betah berlama-lama menikmati keindahan Danau Toba,” pungkasnya.

Penulis: stm. Editor: gun.