HETANEWS

Perempuan di Rusia Terkejut, Putranya Pulang ke Rumah padahal Sudah Dikremasi

Konstantin (Foto: CEN)

Rusia, hetanews.com - Perempuan asal Kronstadt, Rusia, bernama Antonina Mikhaolovna (62) terkejut hingga hampir pingsan setelah putranya yang dilaporkan sudah meninggal dan dikremasi tiba-tiba pulang ke rumah.

Pada Maret 2019, dia melaporkan kehilangan putranya bernama Konstantin ke polisi setelah meninggalkan keluarga, termasuk istri dan anaknya, tanpa jejak selama 6 hari.

Sebulan kemudian Antonina mendapat kabar dari polisi bahwa jasad Konstantin telah ditemukan dan jasadnya dibawa ke rumah sakit di St Petersburg.

Keluarga, termasuk istri dan anak perempuan, menerima jasad Konstantin dan mengkremasinya. Abunya lalu dikebumikan di pemakaman tak jauh dari rumah.

Namun 4 bulan kemudian, Antonina mendengar ketukan pintu dan mendapati Konstantin berdiri di teras rumah. Dia terkejut bukan kepalang sampai nyaris ambruk.

Dalam keterangannya, Konstantin (43) mengaku selama ini hilang karena mengasingkan diri untuk merenungkan arti hidup.

Antonina melaporkan kehilangan putranya pada 18 Maret. Sebulan kemudian, dia dipanggil ke kamar mayat untuk mengidentifikasi jenazah yang sudah tak bisa dikenali. Dari ciri-ciri yang ada, jasad itu memang mengarah kepada Konstantin.

Sementara itu setelah kejadian ini, polisi Kronstadt mengaku tak tahu apa yang harus dilakukan. Jasad yang diserahkan ke Antonina sudah hancur dan mereka tak tahu siapa dia. Selain itu, Antonina sudah memastikan jasad yang diterimanya adalah Konstantin, sehingga dokumennya telah sah.

"Di kamar jenazah Distrik Frunze St Petersburg, sang ibu, Antonina Mikhailovna mengidentifikasi putranya Konstantin sebagai jenazah yang ditemukan dan berada di sana,” bunyi pernyataan kepolisian, dikutip dari Mirror, Minggu (15/9/2019).

Antonina pun meminta maaf karena salah mengidentifikasi jenazah dan menjelaskan bahwa dia sangat marah pada saat itu.

“Dia terlihat sangat familer, jadi saya mengonfirmasi kepada polisi bahwa dia adalah anak saya,” kata Antonina.

Konstantin lulus dari sekolah militer dan bekerja di pangkalan Angkatan Laut Rusia di Pulau Kotlin. Dia mengatakan kepada polisi sengaja menghilang tanpa memberi tahu siapa pun karena ingin menyindiri.

"Saya sedang memikirkan arti hidup, dan memikirkan apa yang ingin saya lakukan dengan diri saya sendiri," katanya.

Polisi masih menyelidiki kasus aneh ini.

sumber: inews.id

Editor: sella.