HETANEWS

Penghulu Gadungan di Aceh Barat Nikahkan Sejoli yang Sudah Berkeluarga

Ilustrasi pernikahan. (Foto: Istimewa).

Aceh Barat, hetanews,com - Warga Kaway di Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, resah dengan keberadaan penghulu gadungan di wilayah mereka. Namun polisi belum bisa memproses pelaku secara hukum, karena belum masuk laporan resminya.

Kapolsek Kaway XVI, Ipda Tahar mengatakan, pihaknya masih menunggu laporan resmi dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kaway XVI terkai dugaan kasus penghulu gadungan.

"Sebelum ada laporan resmi, kasus ini belum bisa diproses," kata Tahar kepada wartawan di Kabupaten Aceh Barat Aceh, Minggu (15/9/2019).

Namun, dia membenarkan, adanya penghulu gadungan berinisial Teungku IL, warga Johan Pahlawan, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat. Pelaku diserahkan ke Polsek Kaway XVI pada Jumat (14/9/2019) karena menikahkan pasangan yang masing-masing sudah berkeluarga.

Menurut Tahar, terungkapnya kasus tersebut setelah aparat desa melaporkan ada pernikahan antara laki-laki berinisial MW (36), warga Aceh Barat dan perempuan NU (20), warga Sumatera Utara, pada Selasa (10/9/2019).

Pernikahan berlangsung di sebuah rumah warga Desa Pasi Teungoh, Kecamatan Kaway XVI. Mirisnya, kedua mempelai pengantin tersebut ternyata masih berstatus suami dan istri sah orang lain, atau terikat pernikahan.

"Karena persoalan (nikah liar) ini melanggar Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Makanya, kasus tersebut kami serahkan ke polisi," kata Kepala KUA Kaway XVI, Teungku Safrizal.

Pernikahan liar ini, kata dia, harus diproses hukum. Selain meresahkan masyarakat, persolan ini juga sudah mengarah pada perbuatan tindak pidana. Sementara, penghulu gadungan Tengku IL sementara sudah diamankan polisi.

sumber: inews.id

Editor: sella.