HETANEWS

Dijerat Pasal Berlapis, Remaja yang Bunuh dan Bakar Mayat Terancam Hukuman Mati

Polisi saat olah TKP kasus penemuan mayat perempuan dalam kondisi gosong akibat dibakar di Sumbawa, NTB

Sumbawa, hetanews.com - Kasus pembunuhan dan pembakaran mayat remaja perempuan oleh kekasihnya di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), terus diselidiki polisi. Pelaku utama yakni pacar korban berinisial AP (18) bersama rekannya LH (17) telah ditetapkan tersangka berdasarkan bukti-bukti dan hasil penyelidikan.

Kasat Reskrim Polres Sumbawa Iptu Faisal Afrihadi mengatakan, kedua pelaku dijerat pasal berlapis. Hanya saja, penanganannya akan dibedakan, di mana tersangka LH hanya berperan ikut serta.

"Jadi untuk tersangka pertama (AP) dijerat dengan Pasal 340, Pasal 338 dan Pasal 365 KUHP. Untuk tersangka kedua (LH) Pasal 338 KUHP juncto Pasal 56 KUHP," kata Faisal.

Dia menjelaskan, Pasal 340 KUHP yang disangkakan kepada AP berkaitan dengan aksi pembunuhan berencana yang disengaja. Ancamanya hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara sementara selama-lamanya 20 tahun.

Kemudian Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan yang diterapkan penyidik. Kedua tersangka terancam pidana hukuman paling lama 15 tahun penjara. Sementara Pasal 365 KUHP tambahan yang disangkakan kepada AP tentang pencurian. Karena usai mengeksekusi nyawa korban, AP merampas dan menjual barang berharganya, seperti ponsel merek Vivo dan earphone.

"Jadi pasal 365-nya itu berkaitan dengan merampas barang korban dan dijual setelah melakukan pembunuhan," ujarnya.

Selanjutnya untuk Pasal 65 KUHP yang diterapkan dalam sangkaan pidana terhadap LH, berkaitan dengan peran dia yang telah membantu AP melakukan tindak pidana pembunuhan.

Menurutnya, penanganan kasusnya masih dalam proses pemeriksaan. Keduanya saat ini telah diamankan ke Mapolres Sumbawa dengan penanganan splitsing (pemecahan berkas perkara).

Baca juga: Pacaran Berujung Maut, Remaja di Sumbawa NTB Bunuh dan Bakar Mayat Kekasihnya

Baca juga: Kronologi Remaja Bunuh dan Bakar Mayat Pacar di Sumbawa, Diawali Persetubuhan

"Jadi penanganannya splitsing, yang untuk tersangka LH kami bedakan," katanya.

Rencananya, untuk penahanan LH yang berstatus pelajar SMA dan di bawah umur akan dititipkan ke Kota Mataram. Namun hal tersebut masih dalam pertimbangan penyidik.

"Karena kami di sini tidak ada penahanan untuk anak, nantinya kami pertimbangkan apakah akan dititipkan ke Mataram. Jadi untuk keamanannya, sementara ini yang bersangkutan (LH) kami amankan di kantor," tuturnya.

Diketahui, peristiwa mengerikan ini berawal dari penemuan mayat korban di lahan kosong wilayah Kelapis, Kelurahan Brangbiji, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa, pada Jumat (13/9) pukul 11.30 Wita. Kondisinya memiriskan dengan tubuh gosong hingga nyaris tak dapat dikenali.

Polisi yang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) berhasil mengidentifikasi jenazah dan langsung bergerak menangkap kedua tersangka, salah satunya tak lain pacar korban. Motif pembunuhan keji ini karena pelaku cemburu korban telah menyelingkuhinya. Bahkan sebelum dibunuh, korban sempat lebih dahulu disetubuhi tersangka.

sumber: inews.id

Editor: sella.