HETANEWS

Saudi Aramco Diserang, Harga Minyak Mentah Dunia Sempat Melonjak 20 Persen

Saudi Aramco, hetanews.com - Harga minyak mentah dunia memanas menyusul terjadinya serangan pada fasilitas Saudi Aramco akhir pekan lalu. Serangan tersebut dikhawatirkan memangkas lima persen suplai minyak global.

Senin (16/9/2019), harga minyak Brent dibuka melonjak hampir 20 persen ke 71,95 dolar AS per barel dari posisi Jumat lalu yang sebesar 67,28 dolar AS per barel. Namun, harga kembali turun di tengah sesi perdagangan.

Sementara harga minyak West Texas Intermediate (WTI) naik lebih dari 15 persen saat sesi perdagangan dibuka ke 63,34 dolar AS per barel. Sama seperti Brent, harga WTI mulai turun ke kisaran 60 dolar AS per barel.

Saudi Aramco memperkirakan serangan terhadap fasilitas kilang membuat produksi minyak turun 5,7 juta barel per hari. Aramco tidak memberikan target kapan perbaikan atas kerusakan selesai. Sumber Reuters menyebut, butuh waktu berminggu-minggu agar kapasitas produksi kembali seperti semula.

Harga minyak mulai mendingin usai Presiden AS Donald Trump menyatakan siap mengeluarkan cadangan minyaknya apabila diperlukan untuk menutupi kekurangan pasokan akibat kerusakan fasilitas Arab Saudi.

"Kenaikan harga hanya reaksi spontan semata, ke depan pembentukan harga ditentukan kemampuan (Saudi) untuk mengembalikan produksi," ujar Managing Director RBC Capital Markets, Michael Tran.

Pejabat senior AS mengatakan, serangan terhadap Saudi Aramco dilakukan oleh drone milik Iran. Namun, otoritas Iran membantah berada di balik aksi penyerangan tersebut.

sumber: inews.id

Editor: sella.