HETANEWS

Strategi agar RI Masuk Top 5 Ekonomi Dunia

Menteri Keuangan Sri Mulyani

Jakarta, hetanews.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani optimis bahwa Indonesia akan menjadi negara dengan perekonomian 5 besar dunia pada tahun 2045.

Indonesia pun perlu menjaga momentum pembangunan dan bonus demografi pada tahun 2030. Jika bonus demografi tersebut tidak termanfaatkan maka kita tidak akan mampu mengatasi jebakan negara pendapatan menengah (middle income trap) dan akan menjadi negara dengan penduduk tua (aging society) dan gagal menjadi negara maju.

Untuk itu, diperlukan strategi jitu guna mengatasi middle income trap. Dalam akun istagram resminya @smindrawati, Menkeu Sri Mulyani menjelaskan beberapa stragetgi untuk mengatasi middle income trap, Minggu (15/9/2019).

Strategi pertama 

yaitu mengarahkan sumber daya yang ada kepada isu yang fundamental bagi perekonomian. Hal fundamental tersebut meliputi infrastrukutur, sumber daya manusia, dan kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi.

 Strategi Top 5 Ekonomi Dunia

Strategi kedua 

memperbaiki birokrasi pemerintah, tata ruang wilayah, serta sumber daya ekonomi dan keuangan. 

Strategi ketiga

yaitu memperkuat perlindungan sosial melalui program bantuan sosial. Strategi keempat yaitu mengarahkan infrastruktur untuk mendukung transformasi industri.

APBN menjadi instrumen penting untuk mengatasi masalah struktural/fundamental tersebut. APBN juga penting untuk menjaga ekonomi dari siklus bisnis dan spillover. APBN harus dijaga tetap sehat, kredibel dan berkesinambungan. Bagaimana mengumpulkan penerimaan negara yang lebih bagus dan menjadikan belanja negara yang lebih baik (better spending).

"Menghadapi 2045, kita harus terus memupuk optimisme untuk dapat menjadi negara maju, namun bukan berarti kita tidak waspada. Optimis namun tetap waspada. Kita juga harus selalu bekerja keras secara bersama-sama untuk senantiasa memperbaiki kebijakan, regulasi dan sikap kita menuju Indonesia 2045 yang lebih sejahtera," ujar Sri Mulyani.

Sumber: okezone.com

Editor: tom.